Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kestabilan Lereng Pada Tanah Berlempung Menggunakan Metode Bishop Studi Kasus di Desa X Annisa Adika Qolby; Husnul Fataa Fahreza; Kelana Handika Setiawan
Momentum Jurnal Inovasi dan Rekayasa Teknik Sipil (MJIRTS) Vol. 1 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjirts.v1.i1.1

Abstract

Stabilitas lereng merupakan aspek kritis dalam perencanaan geoteknik, terutama di wilayah dengan dominasi tanah berlempung yang rentan terhadap kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kestabilan lereng di Desa X menggunakan metode Bishop, salah satu metode keseimbangan batas yang populer dalam perhitungan faktor keamanan lereng. Data primer diperoleh melalui uji laboratorium, seperti direct shear test dan triaxial test, serta survei lapangan untuk menentukan karakteristik geoteknik tanah setempat. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor keamanan lereng bervariasi tergantung pada kondisi kadar air dan beban eksternal. Faktor-faktor seperti kohesi tanah, sudut geser dalam, berat jenis tanah, serta kedalaman muka air tanah secara signifikan mempengaruhi kestabilan lereng. Studi ini juga mengidentifikasi bahwa keberadaan air tanah akibat curah hujan intensif secara drastis menurunkan kekuatan geser tanah, meningkatkan risiko longsor. Rekomendasi teknik perkuatan lereng, seperti penggunaan drainase bawah tanah dan revegetasi, diusulkan untuk meningkatkan kestabilan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan teknis dalam mitigasi risiko longsor di daerah sejenis. 
Rekayasa Desain Pondasi Dalam untuk Bangunan Tinggi di Tanah Lunak Annisa Adika Qolby; Aisyah Ramadhanti; Kelana Handika Setiawan
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 1 (2025): Ferbruari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i1.5

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat di kawasan dengan kondisi tanah lunak menghadirkan tantangan besar dalam bidang rekayasa geoteknik, khususnya dalam merancang sistem pondasi yang mampu menopang beban bangunan secara aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan optimalisasi desain pondasi dalam seperti tiang pancang dan bored pile yang diterapkan pada tanah lunak. Metode penelitian melibatkan analisis geoteknik berbasis uji lapangan (SPT, CPT, dan sondir), permodelan numerik dengan Finite Element Method (FEM), serta simulasi pembebanan vertikal dan lateral. Parameter desain utama yang dianalisis meliputi kapasitas daya dukung, penurunan total dan diferensial, serta distribusi tegangan sepanjang elemen pondasi. Hasil studi menunjukkan bahwa pada tanah lunak dengan nilai NSPT < 10, diperlukan kedalaman tiang lebih dari 25 m dengan kombinasi kelompok tiang dan pile cap untuk menjaga penurunan dalam batas aman. Penggunaan bored pile dengan diameter besar dan kekakuan tinggi terbukti lebih unggul dalam mengurangi penurunan diferensial. Penelitian ini memberikan rekomendasi desain yang adaptif terhadap variasi stratifikasi tanah lunak dan memberikan landasan teknis untuk mendukung pembangunan vertikal di wilayah marginal.
Effect of Staircase Incorporation on Seismic Performance of 6-Story RC Buildings: A Nonlinear Pushover Analysis Samsul Abdul Rahman Sidik Hasibuan; Hakas Prayuda; Masdiana; Baskoro Abdi Praja; Annisa Adika Qolby; Muhammad Rizal; Syarbaini Lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.17723

Abstract

The seismic design of multi-story buildings requires accurate modeling and analysis to ensure structural safety during earthquakes. However, the staircase is often overlooked in traditional structural analyses. Therefore, this study aimed to examine the impact of the staircase on the seismic behavior of a six-story reinforced concrete building using nonlinear pushover analysis. The ETABS Nonlinear v.9.7.4 was used to model and analyze two variants, including one with a staircase and one without a staircase. Both models undergo nonlinear static pushover analysis with lateral loads of 1000 kN applied at each floor in the X and Y directions. Key seismic performance parameters were compared including natural periods, pushover curves, story displacements, drifts, drift ratios, and shears. The results showed that incorporating staircases significantly influences seismic response. The model with the staircase has a shorter natural period (0.71s vs. 0.82s for the first mode), showing increased stiffness. Subsequently, it also shows a higher base shear capacity (5200 kN vs. 4900 kN in the X-direction), suggesting enhanced lateral load resistance. The staircase model experiences reduced story displacements and lower drift ratios, with the maximum drift ratio decreasing from 1.03% to 0.86%. These results highlight the crucial role of staircases in improving seismic performance by increasing stiffness, enhancing lateral load capacity, and controlling displacement. In line with these findings, there is a need to incorporate the staircase in structural modeling to achieve more accurate seismic performance predictions, contributing to safer and more resilient building designs in earthquake-prone regions.