Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA KEPALA SEKOLAH MEMBERIKAN PEMAHAMAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI SD ALKHAIRAAT 1 PALU Zakir, Moh.; M. Arif, Arifuddin; Rahayu, Fitri
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 6 No. 1 (2025): Ibtidaiy Datokarama: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol6.Iss1.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya kepala sekolah memberikan pemahaman guru dalam implementasi proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SD Alkhairaat 1 Palu. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) upaya kepala sekolah dalam mewujudkan profil pelajar pancasila, melibatkan semua pihak sekolah yakni ketua yayasan, kepala sekolah, guru wali kelas dan juga peserta didik sebagai sarana utamanya dengan strategi guru sebagai pendidik, mengadakan sosialisasi dan pelatihan kepada guru, membuat tim fasilitator, memonitoring dan evaluasi dan juga pengamatan yang di lakukan setiap atau setelah kegiatan dan melakukan refleksi. 2) Adapun tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam memberikan pemahan guru terhadap implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) yakni, keterbatasan guru dalam memahami konsep proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), karena dalam pengembangan kompetensi guru harus sesuai dengan kurikulum yang diterapkan dan juga keterbatasan fasilitas dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah. Implikasi penelitian ini ditujukan bagi lembaga SD Alkairaat 1 Palu untuk mempertahankan kerja sama dan komunikasi hendaknya tetap terjalin dalam perencanaan maupun pelaksanaan profil pelajar Pancasila antara waktu kurikuler atau kegiatan pembelajaran, tim koordinator dan tim fasilitator agar proyek berjalan dengan baik, lancar dan efisien. Bagi kepala sekolah, diharapkan kepala sekolah bisa menjalin hubungan yang baik dengan guru dan juga seluruh elemen yang ada di lingkungan SD Alkhairaat 1 Palu. Bagi pendidik dan juga tenaga kependidikan diharapkan bisa memberikan motivasi terbaik bagi peserta didik yang bermasalah di sekolah agar yang bersangkutan bisa memiliki semangat tinggi untuk menjadi lebih baik. Bagi seluruh peserta didik diharapkan karakter profil pelajar Pancasila tertanam dalam kehidupan sehari-hari.
Integration of Islamic Religious Education and Local Wisdom in Forming Multicultural Character Sodikin, Sodikin; Syahid, Ahmad; M. Arif, Arifuddin; Pettalongi, Adawiyah
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 9 No. 1 (2026): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v9i1.1146

Abstract

Indonesia, as a multicultural nation, faces the challenge of increasing intolerance and exclusive attitudes among adolescents, indicating a suboptimal internalization of multicultural values ​​in education. At the madrasah level, Islamic Religious Education (PAI) plays a strategic role in character formation, but its implementation is often normative-doctrinal and poorly connected to students' socio-cultural context. This study aims to analyze the form of collaboration between PAI and local culture in instilling multicultural values at MTs Al Barakah Rojo, examine the ongoing process of value internalization, and formulate an applicable, contextually relevant conceptual model. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. Informants included the madrasah principal, Islamic Religious Education teachers, other subject teachers, and students. Data analysis was conducted through the stages of reduction, presentation, and conclusion, using triangulation of sources and techniques to ensure the validity of the findings. The research results show that the collaboration between Islamic Religious Education (PAI) and local culture is realized through the integration of Islamic brotherhood values ​​with cooperation, the inculcation of madrasah culture (greetings, deliberation, community service), dialogic learning, socio-religious activities based on local traditions, and teacher role models. This process internalizes values cognitively, affectively, and psychomotorically, thereby forming tolerant, inclusive, empathetic, and moderate students. The implications of this research underscore the importance of an integrative model grounded in the madrasah ecosystem as an effective strategy for strengthening multicultural education and religious moderation.