Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesalahan Berbahasa dalam Laporan Keuangan dan Dampaknya terhadap Kualitas Informasi: Penelitian Yenni Riski Mutia Sihotang; Nasratul Mila; Salsabiilah Dwi Amanda; Nadiya Salsabila Herman; Roland Imawan; Putra Hadiwinata; Muhammad Anggie Januarsyah Daulay
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2913

Abstract

This study aimed to identity language errors in accounting student’s financial reports and examine their impact on the quality of information. The research employed a descriptive qualitative method with document analysis of 15 financial reports prepared by students. The results revealed that the most frequent errors occurred in the use of accounting terminology, spelling, and sentence structure. These errors affected the clarity, readability, and accuracy of the information, which may lead to misinterpretation by report users. The study concludes that that linguistic accuracy plays a crucial role in maintaining the quality of financial information. Therefore, language
Analisis Perbedaan Sistem Bunga dan Sistem Bagi Hasil dalam Perspektif Ekonomi Islam: Penelitian Nadiya Salsabila Herman; Nasratul Mila; Safitri Fadilah Ayu Sitorus; Salsabiilah Dwi Amanda; Sarah Ramadhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan sistem bunga pada perbankan konvensional dan sistem bagi hasil pada perbankan syariah dalam perspektif ekonomi Islam. Sistem bunga merupakan mekanisme penentuan imbal hasil berdasarkan persentase tetap dari pokok pinjaman tanpa mempertimbangkan hasil usaha. Sebaliknya, sistem bagi hasil didasarkan pada prinsip pembagian keuntungan dan risiko sesuai kesepakatan para pihak. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur dan jurnal ilmiah terkait konsep riba, bunga, serta mekanisme profit and loss sharing dalam ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bunga berpotensi mengandung unsur riba karena memberikan tambahan yang bersifat pasti tanpa keterlibatan risiko usaha, sedangkan sistem bagi hasil lebih sesuai dengan prinsip keadilan, kemitraan, dan pembagian risiko dalam ekonomi Islam. Dengan demikian, sistem bagi hasil dinilai lebih selaras dengan nilai-nilai syariah dibandingkan sistem bunga dalam praktik perbankan.