Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) sebagai Pestisida Alami Ramah Lingkungan di Kelurahan Tukmudal: Mulyawan, Zaki Januar; Choirunisa, Aura; Anggini, Laura Puti; Noviniya, Selvy; Amelia, Najwa; Firdaus, Muhammad Rafli; Arrafi, Hisyam Bayu; Allamin, Muchamad; Ramdani, Alpan Bismarullah; Nurhabibah, Zaenab; Najiyah, Sayyidah Fitri; Rossa, Desti Viandari; Ramdhani, Fadan Anugerah; Fathurrahman, Firman; Sutarjo, Moh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.558

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Tujuannya adalah untuk menawarkan alternatif pestisida nabati yang terbuat dari bawang putih (Allium sativum) yang ramah lingkungan. Kegiatan ini disebabkan oleh tingginya penggunaan pestisida kimia sintetis, yang membahayakan kesehatan manusia, menurunkan kualitas lingkungan, dan merusak ekosistem pertanian. Proses deskriptif kualitatif (PAR) digunakan. Ini mencakup observasi kondisi tanaman tomat, uji coba penyemprotan larutan bawang putih, sosialisasi dan pelatihan pembuatan pestisida alami, dan evaluasi melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan masyarakat telah meningkat. Hanya sekitar 30% orang tahu bahaya pestisida kimia sebelum kegiatan, dan itu meningkat menjadi 85% setelah sosialisasi. Tingkat partisipasi yang tinggi juga ditunjukkan oleh kehadiran 80 hingga 100 persen peserta di setiap tahap kegiatan dan antusiasme warga dalam praktik lapangan. Pestisida bawang putih dianggap berguna untuk mengendalikan hama dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia. Akibatnya, tindakan ini tidak hanya menjaga kesehatan lingkungan dan keberlanjutan pertanian, tetapi juga menawarkan peluang untuk mengembangkan produk lokal yang menguntungkan secara ekonomi.
The Meaning Of “Fear Of Loss” In The Lyrics Of Lizzy McAlpine's Song “Staying” Najiyah, Sayyidah Fitri; Nurfalah, Farida
Jurnal Polisci Vol 3 No 4 (2026): Vol 3 No 4 March 2026
Publisher : ann4publisher@gmail.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/polisci.v3i4.1119

Abstract

Background. This study analyzes the meaning of fear of loss in the lyrics of Lizzy McAlpine's song “Staying” using Roland Barthes' semiotic approach, which includes the levels of denotation, connotation, and myth. Aims. This study aims to reveal how fear of loss is described through song lyrics as media texts and how this meaning can be linked to the emotional experiences of listeners, especially the younger generation. Methods. The method used is descriptive qualitative research, with data collection techniques that include secondary and primary data, documentary studies of song lyrics supported by interviews, and validity tests through source triangulation. Result. The results of this study indicate that the lyrics of Lizzy McAlpine's song “Staying” describe the meaning of fear of loss through three levels of Roland Barthes' semiotics. At the denotative level, the lyrics describe a relationship that is still physically ongoing but accompanied by emotional exhaustion and doubt. Conclusion. At the connotative level, this song represents the fear of loss that drives the narrator to persevere and delay the breakup even though the relationship has become fragile. At the mythical level, the fear of loss is normalized so that remaining in a painful relationship is considered more acceptable than letting go. In addition, the interview results show that the meaning of the fear of loss in this song aligns with listeners' emotional experiences, in which the fear of loss drives individuals to delay separation and maintain closeness as a form of temporary security.