Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

COMMUNITY PARTICIPATION IN THE DEVELOPMENT OF SITU JANGGALA TOURISM IN PANAWUAN VILLAGE, CIGANDAMEKAR DISTRICT, KUNINGAN DISTRICT Sutarjo, Moh; Yuniarsih, Anih
Journal of Economic Development and Village Building Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Economic Development and Village Building
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jedvb.v2i1.14

Abstract

This research aims to determine community participation; to determine factors inhibiting community participation; and efforts to overcome obstacles to community participation in the development of Situ Janggala Tourism in Panawuan Village. The method used in this research is qualitative method. The data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results of this research indicate that community participation in Panawuan Village has not been optimal. Barriers to community participation are low public awareness to participate in the development of Situ Janggala Tourism, lack of funds to support the development process of Situ Janggala Tourism, lack of infrastructure to support community participation in the development of Situ Janggala Tourism and time. These factors mean that the community has not been maximally involved in the development of Situ Janggala Tourism. Efforts are being made to overcome these obstacles by approaching the community through outreach regarding the importance of community participation in the development of Situ Janggala Tourism, managing funds in detail according to needs, providing adequate facilities for mutual cooperation activities in the context of developing Situ Janggala Tourism, and carrying out activities development of Situ Janggala Tourism in turns according to the free time each community has.
THE ROLE OF BUREAUCRATIC LEADERSHIP IN IMPROVING EMPLOYEE WORK DISCIPLINE IN THE CIREBON CITY TRANSPORTATION DEPARTMENT Maulina, Hana; Sutarjo, Moh; Nurfalah, Farida
Journal of Economic Development and Village Building Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Economic Development and Village Building
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jedvb.v1i2.9

Abstract

This research aims to find out and examine the role of leadership in improving employee work discipline in the Cirebon City Transportation Service, whether it is going well or not. The research method used is a qualitative research method. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation. The location of this research is the Cirebon City Transportation Department. Researchers determined informants using purposive techniques. In this research, the informants were divided into two, namely key informants, Head of the Cirebon City Transportation Service and secondary informants, employees of the Cirebon City Transportation Service. Data analysis techniques, data collection, data reduction or simplification, data presentation, and drawing conclusions. Researchers obtained data and information obtained from various sources with in-depth knowledge, including the Head of Department and his employees. The results of research regarding the leadership role of service heads in improving employee work discipline in the Cirebon City Transportation Service must be able to improve work discipline so that employees work in accordance with the regulations in the Cirebon City Transportation Service.
Breaking the Chains of Poverty Through the Family Hope Program Kamila, Fatia Marsya; Meilinda, Ananta Tri; Nursahidin, Nursahidin; Sutarjo, Moh
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v4i6.2331

Abstract

This study evaluates the effectiveness of the Family Hope Program (PKH) in Harjamukti District, Cirebon City, where the Family Hope Program (PKH) aims to break the chain of poverty and improve family welfare. The method used is a qualitative approach with a focus on three parameters: clarity of program objectives, success in achieving objectives, and efficiency of implementation. The results of the study show that the Family Hope Program (PKH) in Harjamukti District, Cirebon City has been running effectively, besides that the Family Hope Program (PKH) has had a positive impact, such as increasing the attendance of children at school and regular visits of pregnant women to posyandu. However, there are challenges in terms of the accuracy of the goals and the community's understanding of the program's objectives, therefore it is necessary to strengthen socialization and education for beneficiaries so that the long-term goals of PKH can be understood and implemented properly, so as to support the economic independence of poor families in a sustainable.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI DINAS SOSIAL KABUPATEN CIREBON Gumanti, Lulu; Permana, Ipik; Sutarjo, Moh
Jurnal Ilmiah Publika Vol 8 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH PUBLIKA
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/publika.v8i1.4169

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pembinaan anak jalanan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengimplementasian kebijakan ini. Landasan dari pengimplementasian kebijakan program pembinaan anak jalanan di UPT PPK Dinas Sosial Kabupaten Cirebon adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002. Dalam penelitian ini terdapat empat identifikasi masalah yaitu: (1) Bagaimana implementasi kebijakan program pembinaan anak jalanan di UPT PPKS Dinas Sosial Kabupaten Cirebon? (2) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi belum efektifnya implementasi kebijakan program pembinaan anak jalanan di UPT PPKS Dinas Sosial Kabupaten Cirebon? (3) Hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam imolementasi kebijakan program pembinaan anak jalanan di UPT PPKS Dinas Sosial Kabupaten Cirebon? (4) Upaya-upaa apa saja yang dilakukan dalam implementasi kebijakan program pembinaan anak jalanan di UPT PPKS Dinas Sosial Kabupaten Cirebon? Adapun pendekatan penelitian yang digunakan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi dan studi dokumen sedangkan sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi kebijakan pembinaan anak jalanan yang diatur dalam Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2014 belum mampu diterapkan secara efektif karena tujuan kebijakan ini belum bisa tercapai, terbukti dari data hasil patrol PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial)  Dinas Sosial bahwa beberapa tahun terakhir ini jumlah anak jalanan justru semakin meningkat. Kedua dari segi sumber daya manusia dan finansialnya. Dinas sosial masih mengalami kekurangan sehingga pelaksanaan pembinaan anak jalanan ini belum maksimal. Ketiga, komunikasi dan koordinasi antara Dinas Sosial dengan pihak lain yang terlibat masih sangat kurang. Terbukti yang masih berperan aktif untuk membantu pembinaan anak jalanan hanya dari Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) padahal masih sangat banyak LSM yang sebetulnya bisa diajak berkoordinasi supaya pembinaan anak jalanan bisa terimplementasikan dengan sebaik-baiknya.Katakunci: Implementasi Kebijakan, program pembinaan anak jalanan.
MOTIVASI CAMAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KERJA PEGAWAI DI KECAMATAN LIGUNG KABUPATEN MAJELNGKA Farida, Nita; Sutarjo, Moh; Wulandari, Sri
Jurnal Ilmiah Publika Vol 8 No 2 (2020): JURNAL ILMIAH PUBLIKA
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/publika.v8i2.4190

Abstract

Motivasi Camat dalam Upaya Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka merupakan judul yang dibuat oleh penulis. Alasan penulis memilih judul tersebut karena penulis ingin mengetahui Camat dalam memotivasi pegawainya dan sejauh mana fungsi motivasi berjalan dengan baik dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai. Adapun tujuan dari penelitian ini antara lain: untuk mengetahui motivasi Camat dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka. Untuk mengetahui faktor penghambat Camat dalam memberikan motivasi untuk meningkatkan efektivitas di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka. Untuk mengetahui upaya motivasi Camat dalam m ningkatkan efektivitas kerja pegawai di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Deskriptif Kualitatif, dengan informan kunci dalam penelitian ini yaitu Camat Kecamatan Ligung. laforman pendukung pada penelitian ini yaitu 2 orang pegawai bagian umum dan pelayanan. Teknik pengumpulan data meliputi studi lapangan dan studi kepustakaan. Teknik analisis datanya dengan cara pengumpulan data, data reduction, data display, dan Conclution Drawing/VerifIcation. Hasil wawancara menyimpulkan bahwa motivasi Carat Kecamatan Ligung dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai masih belum sepenuhnya berjalan baik dan optimal karena masih ditemukan beberapa hambatan atau kendala seperti tidak adanya Reward dari camat yang diberikan kepada pegawa yang berprestasi dan kurangnya sumber daya mausia yang memadai.Kata Kunci: Motivasi Camat, Efektivitas, Pegawai
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN KEMACETAN DI KOTA CIREBON (Studi Kasus di Jalan Pekiringan) Kusumah, Dewi; Sutarjo, Moh; Zulkarnaen, Iskandar
Jurnal Ilmiah Publika Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Publika
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/publika.v10i2.7648

Abstract

Peraturan Daerah Kota Cirebon Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas menimbang bahwa sesuai dengan Pasal 95 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pemerintah Daerah Kota Cirebon diberi Kewenangan untuk mengatur Penetapan Kebijakan Pengguna Jaringan Jalan dan Gerakan Lalu Lintas. Implementasi Kebijakan Penanganan Kemacetan di Kota Cirebon bertujuan untuk mengurangi kemacetan di Kota Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana implementasi kebijakan penanganan kemacetan di Kota Cirebon, (2) hambatan apa saja dalam implementasi kebijakan penanganan kemacetan di Kota Cirebon, (3) upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan dalam menangani kemacetan di Kota Cirebon.Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data dan informasi peneliti melakukan wawancara dan observasi serta mengumpulkan dokumen-dokumen pelaksanaan kebijakan penanganan kemacetan. Selanjutnya peneliti melakukan analisis data yang terdiri dari tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa implementasi kebijakan penanganan kemacetan di Kota Cirebon sudah menerapkan empat dimensi yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi serta dengan indikatornya. Namun dari beberapa indikator masih belum ada yang berjalan dengan baik, antara lain kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan dalam menangani kemacetan yaitu mengkaji kembali penataan parkir, melakukan pengawasan rutin, melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang edukasi keselamatan dalam berlalu lintas, dan melakukan koordinasi dengan dinas atau pihak terkait lainnya.Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Penanganan Kemacetan
KUALITAS PELAYANAN DALAM PENERBITAN AKTA KEMATIAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA CIREBON Indryani, Safitri; Siraj, Nurudin; Sutarjo, Moh; Lestari, Aghnia Dian
Jurnal Ilmiah Publika Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Publika
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/publika.v10i1.7656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan dalam penerbitan akta kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi dilapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi sumber untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dalam penerbitan surat akta kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon sudah diterapkan dimensi Tangibel, Realiability, Responsiviness, Assurance dan Emphaty. Dan faktor penghambatnya yaitu (1) sumber daya manusia yang kurang (2) sarana dan prasarana yang kurang memadai (3) kesadaran masyarakat, sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya regulasi yang ditetapkan pemerintah yang dianggap fondasi dari apa yang dikerjakan. Faktor pendukung lain adalah adanya fasilitas berupa alat bantu untuk memudahkan proses pelayanan yaitu layanan antrian online via Whatsaapp. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Publik, Bukti langsung, Kehandalan Daya Tanggap, Jaminan dan Empati, Kepuasan Masyarakat, Kinerja Pelayanan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KARTU IDENTITAS ANAK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN INDRAMAYU Sutarjo, Moh; Bharoto, Raden Mahendra Haryo; Yulandari, Gita Istiqomah
Jurnal Ilmiah Publika Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Publika
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/publika.v10i2.8489

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi kebijakan Kartu Identitas Anak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indramayu. Data anak yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indramayu masih belum lengkap, sebagaimana terlihat dari mengenai belum optimalnya implementasi kebijakan Kartu Identitas Anak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil keterbatasan jumlah pegawai dalam menyalurkan informasi tentang Kartu Identitas Anak kepada masyarakat selain itu keterbatasan anggaran yang diberikan untuk pelaksanaan Kebijakan Kartu Identitas Anak yang menjadi faktor penghambat utama dalam implementasi Kebijakan kurangnya kemampuan pegawai di bidang IT dalam mencetak Kartu Identitas Anak menjadi faktor lain dalam terhambatnya implementasi Kebijakan Kartu Identitas Anak di Kabupaten Indramayu. Penelitian ini dilakukan dan bertujuan untuk mengetahui implementasi Kebijakan Kartu Identitas Anak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indramayu. di dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kabupaten Indramayu apa saja hambatan yang di temukan dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan pelaksanaan kebijakan Kartu Identitas Anak di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi kepustakaan. Studi lapangan dilakukan melalui wawancara dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indramayu yang berwenang mengenai hal yang berkaitan dengan implementasi Kebijakan Kartu Identitas Anak. Studi kepustakaan diperoleh dari referensi buku-buku, peraturan perundang-undangan, jurnal dan karya ilmiah, internet dan bahan kepustakaan lainya yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Teknik analisis data kualitataif dapat digunakan kualitatif deskriptif hasil penelitian mengenai implementasi Kebijakan Kartu Identitas Anak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indramayu menunjukan bahawa ada dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hambatan yaitu kurangnya sosialisasi, kurangnya sumberdaya manusia (staff), dan keterbatasan dana dan kompetensi yang dimiliki pegawai dibidang IT. Pada hal ini dimensi Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi perlu ditingkatkan lagi. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kartu Identitas Anak, Indramayu
The Role of Village Head Leadership in Improving Employee Performance Nursahidin, Nursahidin; Nabila, Nurin; Putri, Abni Syaifulla; Sutarjo, Moh
Jurnal Polisci Vol 2 No 5 (2025): Vol 2 No 5 May 2025
Publisher : ann4publisher@gmail.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/polisci.v2i5.820

Abstract

Background. Leadership is key to the success of any organization, including village administration. The village head plays a strategic role in improving employee performance. Gintung Lor Village in the Susukan District of Cirebon Regency faces several leadership and employee performance issues, including a lack of coordination between the village head and employees, a high proportion of employees with low educational backgrounds, and inadequate training to enhance employee competence. Aims. This study aims to analyze the role of the village head in improving employee performance in Gintung Lor Village. Methods. The study employs a descriptive qualitative method, collecting data through observation, in-depth interviews, documentation, and a literature review. Result. The results indicate that the village head plays a crucial role in enhancing employee performance and fostering public trust in the village government and its development. Implementation. However, obstacles to performance remain, so efforts are needed to improve coordination between the village head and employees, enhance employees' education and competencies, and conduct training to improve their skills.
Pemanfaatan Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) sebagai Pestisida Alami Ramah Lingkungan di Kelurahan Tukmudal: Mulyawan, Zaki Januar; Choirunisa, Aura; Anggini, Laura Puti; Noviniya, Selvy; Amelia, Najwa; Firdaus, Muhammad Rafli; Arrafi, Hisyam Bayu; Allamin, Muchamad; Ramdani, Alpan Bismarullah; Nurhabibah, Zaenab; Najiyah, Sayyidah Fitri; Rossa, Desti Viandari; Ramdhani, Fadan Anugerah; Fathurrahman, Firman; Sutarjo, Moh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.558

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Tujuannya adalah untuk menawarkan alternatif pestisida nabati yang terbuat dari bawang putih (Allium sativum) yang ramah lingkungan. Kegiatan ini disebabkan oleh tingginya penggunaan pestisida kimia sintetis, yang membahayakan kesehatan manusia, menurunkan kualitas lingkungan, dan merusak ekosistem pertanian. Proses deskriptif kualitatif (PAR) digunakan. Ini mencakup observasi kondisi tanaman tomat, uji coba penyemprotan larutan bawang putih, sosialisasi dan pelatihan pembuatan pestisida alami, dan evaluasi melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan masyarakat telah meningkat. Hanya sekitar 30% orang tahu bahaya pestisida kimia sebelum kegiatan, dan itu meningkat menjadi 85% setelah sosialisasi. Tingkat partisipasi yang tinggi juga ditunjukkan oleh kehadiran 80 hingga 100 persen peserta di setiap tahap kegiatan dan antusiasme warga dalam praktik lapangan. Pestisida bawang putih dianggap berguna untuk mengendalikan hama dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia. Akibatnya, tindakan ini tidak hanya menjaga kesehatan lingkungan dan keberlanjutan pertanian, tetapi juga menawarkan peluang untuk mengembangkan produk lokal yang menguntungkan secara ekonomi.