Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teaching Beyond the Classroom: A Phenomenological Study of Fiqh Teachers’ Strategies to Foster Duha Prayer Awareness in a Junior Islamic School Amalia Ramadhan; Hemawati Hemawati; Indra Satia Pohan
Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Vol. 3 No. 3 (2025): Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry
Publisher : Tinta Emas Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/sehati.v3i3.565

Abstract

In Islamic schooling, the sunnah Duha prayer is often promoted as a vehicle for spiritual growth and character formation, yet students’ awareness and regular practice vary widely. This study explores how fiqh teachers translate doctrine into daily habit by nurturing students’ awareness of the Duha prayer within a junior Islamic school setting. Using a qualitative phenomenological approach at MTs Al-Ishlahiyah Binjai, data were gathered through classroom and prayer-time observations, semi-structured interviews with fiqh teachers and students (Grades VII–IX), and document analysis (lesson plans, school worship schedules, attendance logs). Iterative coding and thematic analysis were used to develop an explanatory model of teacher roles. The analysis identifies an actionable 3M+R role set—Modeling (teacher exemplarity and congregational presence), Motivation (spiritual meaning-making, goal-setting, and encouragement), Monitoring (routine checks, gentle reminders, and supportive supervision), and Reinforcement (feedback, recognition, and reflective discussions). These practices work best when embedded in school routines (fixed Duha times, shared spaces, clear expectations) and supported by consistent communication with parents. Students reported clearer understanding of the Duha prayer’s benefits (discipline, focus, emotional calm), increased readiness to participate, and greater regularity of practice. Fiqh teachers can effectively raise students’ awareness and participation in the Duha prayer when pedagogical exemplarity, structured routines, and supportive reinforcement are aligned. The 3M+R framework offers a practical guide for Islamic schools to systematize worship habituation while strengthening students’ spiritual literacy and character.
Strategi Pengemasan dan Pemasaran Lilin Aromaterapi dan Sabun Cuci Piring dari Minyak Jelantah Anggraeni, Sella Violina; Naily Fatimatuz Zaroh; Amalia Ramadhan; Mochamad Ghaza Al Ghifari; Richa Febyola Surya Putri; Boy Arief Fachri; Bekti Palupi; Meta Fitri Rizkiana; Istiqomah Rahmawati
Dedikasi:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/dedikasi.v6i1.423

Abstract

Desa Plalangan yang terletak di Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, merupakan salah satu desa binaan Universitas Jember dengan potensi besar dalam pengembangan produk ramah lingkungan. Masyarakat desa ini sebelumnya telah dilatih untuk mengolah minyak jelantah menjadi sabun cuci piring dan lilin aromaterapi, namun aspek pengemasan dan pemasaran produk masih perlu ditingkatkan agar memiliki nilai jual lebih tinggi. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan strategi packaging dan marketing produk berbasis minyak jelantah agar masyarakat mampu mengembangkan usaha secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi pendalaman mutu produk, perancangan desain kemasan, pelatihan strategi pemasaran offline dan online, serta evaluasi tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan wawasan dan kreativitas warga dalam mendesain kemasan yang menarik dan fungsional, serta pemahaman mengenai cara promosi produk baik melalui penjualan langsung (face to face selling) maupun live selling di platform digital seperti TikTok. Program ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung terwujudnya ekonomi sirkular berbasis lingkungan di Desa Plalangan.