Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Impact of FoMO and Socioeconomic Status on Gen-Z Female Islamic Students’ Branded Goods Purchases: Religiosity as Moderator Az Zahra, Saffanah; Julaihah, Umi
Al-Mashrafiyah (Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the influence of fear of missing out (FoMO) and socioeconomic status on purchasing decisions for branded goods among Generation Z female students, with religiosity as a moderating variable. The research was conducted at Al-Izzah International Boarding School in Batu, East Java, Indonesia. Considering that adolescents in this environment face unique challenges balancing modern consumer culture with religious values. Data were collected through a questionnaire distributed to 204 students, with 165 valid responses analyzed. The study employed Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) using SmartPLS 4.0 to test the proposed hypotheses. The result reveal that FoMO and socioeconomic status significantly and positively affect purchasing decisions, while religiosity does not moderate the relationship between FoMO and purchasing decisions. However, religiosity significantly moderates the relationship between socioeconomic status and purchasing decisions. These findings imply that psychological and economic factors play an essential role in shaping students’ buying behavior, while religiosity can strengthen or weaken the influence of socioeconomic status in consumption contexts. This study provides practical insights for educators and marketers to design costumer education programs and marketing strategies that consider the role of religiosity and peer influence in shaping purchasing behavior among young Muslim consumers
HYBRID CONTRACT PADA JUAL BELI ONLINE: IMPLEMENTASI AKAD KHIYAR Riansyah, Bima; Az Zahra, Saffanah; Khasanah, Umrotul; Masitoh, Dewi; Firmansyah, Firmansyah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7630

Abstract

Penelitian ini membahas konteks multi kontrak di era modern yang telah mengalami berbagai inovasi, terutama penggunaan kontrak hybrid atau multi kontrak. Penelitian ini membahas konteks multi kontrak di era modern yang telah mengalami berbagai inovasi, terutama penggunaan kontrak hybrid atau multi kontrak. Terjadi kerusakan yang terjadi pada produk yang telah ditransaksikan dan keterlambatan pengiriman barang oleh penjual yang merugikan konsumen seperti yang terjadi pada transaksi jual beli online. Terjadi kerusakan yang terjadi pada produk yang telah ditransaksikan dan keterlambatan pengiriman barang oleh penjual yang merugikan konsumen seperti yang terjadi pada transaksi jual beli online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tinjauan pustaka yang berisi ulasan, ringkasan dan pemikiran peneliti dari beberapa sumber literatur terkait. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa kontrak hybrid dapat digunakan dalam jual beli online dengan kontrak khiyar 'aib dan khiyar ru'yah. Pelaksanaan kontrak khiyar dalam transaksi jual beli online adalah penerapan pengembalian barang dari pembeli dan pengembalian dana oleh penjual.