Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CITAYAM FASHION WEEK DAN TIKTOK: BENTUK TRANSFORMASI DIGITAL DAN DINAMIKA SOSIAL ANAK MUDA URBAN Aryanto, Tiara Nisa; Tjahjadi, Elvira; Setijadi, Naniek Novijanti
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 3 (2025): NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v6i3.1782

Abstract

Artikel ini menganalisis fenomena Citayam Fashion Week (CFW) dan peran TikTok sebagai bentuk transformasi digital dan dinamika sosial anak muda urban di Indonesia. Berangkat dari ekspresi spontan anak-anak muda pinggiran kota Jakarta yang kemudian menjadi viral, penelitian ini menggunakan pendekatan The Society dari Littlejohn, yang mencakup tiga pilar: Social Foundation, Social Critique, dan Social Change. Dengan metode Analisis Wacana Kritis (Fairclough), studi ini menelusuri bagaimana interaksi simbolik di TikTok membentuk identitas, merepresentasikan kelas sosial, serta mendorong perubahan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya menjadi media ekspresi, tetapi juga ruang negosiasi makna dan kekuasaan simbolik, tempat anak muda pinggiran merebut narasi budaya urban. Namun, viralitas ini juga menghadirkan tantangan seperti komodifikasi, stereotip, dan kooptasi oleh media arus utama. Artikel ini menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar kemajuan teknologi, melainkan arena baru dalam kontestasi identitas dan redistribusi kekuasaan budaya di era globalisasi digital.
Studi Literatur: Dampak Media Digital Terhadap Kebudayaan di Indonesia Aryanto, Tiara Nisa; Tjahjadi, Elvira; Pureklolon, Thomas Tokan
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol. 6 No. 1 (2026): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/dawatuna.v6i1.10519

Abstract

The development of digital media has transformed the ways in which Indonesian society represents and interprets culture. This literature study analyzes how digital media shapes cultural representation through the processes of encoding and decoding within the framework of Stuart Hall’s Representation Theory. The findings indicate that cultural content displayed on digital platforms is predominantly presented in short and aesthetic visual forms, leading to simplification of meaning and shifts in cultural context. Digital media also triggers changes in cultural identity and authority, where content creators and algorithms play significant roles in shaping public cultural interpretation. These findings show that while digital media expands cultural visibility, it simultaneously contributes to the shallow understanding of culture when not accompanied by contextual representation. This study highlights the importance of digital cultural literacy to ensure the sustainability of cultural meaning in the digital era.