Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Generasi Z Mengenai Kejahatan Cybercrime di Media Sosial Nurul Azmi; Cindi Pricilia; Zaskia Dyayu Larasati; Auzora Vidya Nataha
Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2025): SINTAMA: Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi, dan Manajemen (September)
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54951/sintama.v5i3.1096

Abstract

This study aims to measure the level of digital literacy among Generation Z towards cybercrimes on their social media, such as phishing, scamming, and account hacking. This research uses a quantitative method through an online questionnaire survey distributed to 50 individuals who belong to Generation Z in Pekanbaru. The data were processed by calculating the mean, median, percentage, and others, and analyzed with descriptive narratives. The results of this study show that the majority of the total respondents already understand and have an awareness of the importance of maintaining the security of personal information on social media. They have shown positive actions towards the use of personal information security, such as creating passwords that are not easy to guess, being careful in accepting friendships on social media, and knowledge of cybercrime terms. However, there is still a gap between attitudes and actions, such as some respondents saying that they are aware of cybercrime, but they still do things that make cybercrime risks occur, such as rarely updating account security settings.
Peran Guru dalam Mendeteksi dan Mencegah Radikalisme pada Siswa SMK Negeri 2 Pekanbaru Ilham Hudi; Cindy Pricilia; Zaskia Dyayu Larasati; Auzora Vidya Natasha; Salwa Juzika Fitri; M. Ikbal
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6975

Abstract

Radikalisme di lingkungan pendidikan merupakan ancaman serius terhadap pembentukan karakter dan persatuan bangsa, termasuk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Siswa SMK yang berada pada usia remaja tergolong rentan terhadap pengaruh paham radikal, terutama melalui media sosial dan lingkungan pergaulan. Oleh karena itu, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam mendeteksi dan mencegah berkembangnya radikalisme sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PPKn dalam mendeteksi dan mencegah radikalisme para siswa di SMKN 2 Pekanbaru, serta mengidentifikasi pemahaman siswa dan kendala yang dihadapi dalam upaya pencegahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 12 informan, yaitu 10 siswa dan 2 guru PPKn. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2020) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn memiliki pemahaman yang baik mengenai radikalisme dan berperan aktif dalam mendeteksi indikasi awal radikalisme melalui pengamatan sikap dan perilaku siswa. Upaya pencegahan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, toleransi, dan nasionalisme dalam pembelajaran PPKn. Siswa pada umumnya telah memahami radikalisme sebagai paham ekstrem dan berbahaya, meskipun pemahaman tersebut masih bersifat umum. Kendala utama dalam pencegahan radikalisme adalah pengaruh media sosial dan keterbatasan pengawasan diluar lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru PPKn sangat penting dalam pencegahan radikalisme dan perlu didukung oleh kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat.