Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Penggunaan Quick Response Code Indonsesian Standart (QRIS) Sebagai Solusi Pembayaran Digital pada Kegiatan dan Manajemen Keuangan Mahasiswa Marisya Zahara; Tri Bunga Afani; Halimatus Sa'diyah; Salwa Juzika Fitri
Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2025): SINTAMA: Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi, dan Manajemen (September)
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54951/sintama.v5i3.1095

Abstract

This study aims to analyze the impact of QRIS usage on students' transaction activities and financial management, particularly regarding ease of use, efficiency, and its influence on expenditure control and financial record-keeping. The study employs a descriptive quantitative approach with data collection techniques using an online questionnaire distributed via Google Forms. The sample consists of 45 students. Data was analyzed descriptively and presented in the form of percentages and graphs. The results of this study indicate that students are increasingly accustomed to making digital payments, in line with the fast-paced and digital lifestyle of the younger generation. However, this brings its own challenges, as students tend to be more consumptive and often make impulsive purchases when using QRIS compared to cash payments. This suggests that the effectiveness of QRIS in supporting financial management is highly dependent on individual discipline and financial literacy.
Peran Guru dalam Mendeteksi dan Mencegah Radikalisme pada Siswa SMK Negeri 2 Pekanbaru Ilham Hudi; Cindy Pricilia; Zaskia Dyayu Larasati; Auzora Vidya Natasha; Salwa Juzika Fitri; M. Ikbal
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6975

Abstract

Radikalisme di lingkungan pendidikan merupakan ancaman serius terhadap pembentukan karakter dan persatuan bangsa, termasuk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Siswa SMK yang berada pada usia remaja tergolong rentan terhadap pengaruh paham radikal, terutama melalui media sosial dan lingkungan pergaulan. Oleh karena itu, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam mendeteksi dan mencegah berkembangnya radikalisme sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PPKn dalam mendeteksi dan mencegah radikalisme para siswa di SMKN 2 Pekanbaru, serta mengidentifikasi pemahaman siswa dan kendala yang dihadapi dalam upaya pencegahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 12 informan, yaitu 10 siswa dan 2 guru PPKn. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2020) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn memiliki pemahaman yang baik mengenai radikalisme dan berperan aktif dalam mendeteksi indikasi awal radikalisme melalui pengamatan sikap dan perilaku siswa. Upaya pencegahan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, toleransi, dan nasionalisme dalam pembelajaran PPKn. Siswa pada umumnya telah memahami radikalisme sebagai paham ekstrem dan berbahaya, meskipun pemahaman tersebut masih bersifat umum. Kendala utama dalam pencegahan radikalisme adalah pengaruh media sosial dan keterbatasan pengawasan diluar lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru PPKn sangat penting dalam pencegahan radikalisme dan perlu didukung oleh kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat.