Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Pemberian Resep PMT (Pemberian Makanan Tambahan) di Posyandu Cibawang Sebagai Implementasi Program Kerja Mahasiswa Kukerta Kelompok 44 Desa Cibojong Azzahra, Mawariya; Karania, Rahma Azhar; Fitri, Zahwa Adinda Nurul; Agil, Halwan; Mahdi, Tb Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3180

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam rangka implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu fokus pengabdian KUKERTA Kelompok 44 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Desa Cibojong adalah bidang kesehatan, khususnya pencegahan stunting pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang serta kontribusinya melalui sosialisasi dan pemberian resep Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai definisi, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan stunting. Selain itu, pemberian resep PMT berbahan lokal memberikan keterampilan praktis bagi ibu-ibu dalam menyiapkan makanan bergizi untuk anak. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dalam kegiatan, meskipun masih terdapat tantangan berupa rendahnya kesadaran sebagian orang tua dalam menjaga konsistensi pemenuhan gizi. Secara keseluruhan, program KUKERTA Kelompok 44 memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pengetahuan gizi masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal dalam mewujudkan pencegahan stunting berkelanjutan di Desa Cibojong.
Dampak Kebijakan ASN dan PPPK Paruh Waktu terhadap Eksistensi Guru Honorer Raihanuddin, M.; Karania, Rahma Azhar; Isabela; Sujana, Ahmad Maftuh
Pahlawan: Jurnal Ilmu Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 21 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.555 KB) | DOI: 10.57216/pah.v21i2.10

Abstract

Artikel ini membahas dampak kebijakan pemerintah terkait pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu terhadap eksistensi guru honorer di Indonesia. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penulis mengkaji dinamika ketenagakerjaan dalam sektor pendidikan, khususnya menyangkut kesejahteraan dan kepastian status hukum guru non-ASN. Kebijakan PPPK Paruh Waktu, yang diatur melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025, diharapkan mampu menjadi solusi atas permasalahan status guru honorer yang selama ini terpinggirkan. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi tantangan seperti ketidakjelasan kontrak, ketimpangan kesejahteraan, serta potensi konflik antar tenaga pengajar. Meskipun terdapat sisi positif seperti peningkatan profesionalitas dan efisiensi birokrasi, dampak negatif seperti ketimpangan pendapatan dan ketidakpastian karier tetap menghantui para guru honorer. Artikel ini merekomendasikan perlunya evaluasi menyeluruh dan penyesuaian kebijakan agar tujuan peningkatan mutu pendidikan nasional benar-benar tercapai melalui pemberdayaan guru secara berkeadilan.