Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi kerja karyawan pada salah satu perusahaan jasa dan perdagangan otomotif di Kabupaten Sukabumi berdasarkan aspek kompensasi, supervisi, hubungan kerja, serta pengakuan atau penghargaan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, diskusi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas karyawan dan pihak manajemen yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap kondisi sumber daya manusia perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa tingkat motivasi kerja karyawan belum optimal, yang ditunjukkan oleh belum tercapainya target penjualan perusahaan dan tingkat ketidakhadiran karyawan yang mencapai rata-rata 5,14% selama tahun 2024. Permasalahan utama ditemukan pada aspek kompensasi dan hubungan kerja. Sistem insentif yang bergantung pada pencapaian target penjualan belum mampu memberikan motivasi yang merata, sedangkan kurang efektifnya komunikasi dan koordinasi antar departemen menyebabkan konflik serta hambatan dalam pelaksanaan pekerjaan. Sebaliknya, aspek supervisi dan penghargaan telah berjalan dengan baik melalui briefing rutin dan pemberian penghargaan kepada karyawan berprestasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa perbaikan sistem kompensasi serta penguatan komunikasi dan kerja sama antar bagian diperlukan untuk meningkatkan motivasi kerja, disiplin, dan kinerja karyawan. Kata Kunci: motivasi kerja, kompensasi, hubungan kerja, disiplin kerja, kinerja karyawan