Paulus, Jenifer
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REMAJA DI TENGAH KELUARGA YANG RETAK: KONSELING PASTORAL SEBAGAI RUANG AMAN BAGI SUARA YANG TAK TERDENGAR Yumbe, Dea Inda Claudia; Pansariang, Evelin; Paulus, Jenifer; Palit, Fernanda
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober || MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/0pv6mn48

Abstract

Masa remaja adalah periode krusial dalam pembentukan identitas diri dan harga diri. Namun, remaja dari keluarga yang retak sering kali mengalami luka emosional yang dalam dan tidak terlihat oleh lingkungan sekitar. Artikel ini mengangkat peran penting konseling pastoral sebagai ruang aman bagi remaja yang hidup dalam ketegangan keluarga, baik secara emosional maupun spiritual. Melalui pendekatan empatik dan kehadiran yang utuh, konseling pastoral mampu menjadi sarana kasih Allah yang memulihkan. Sekolah Kristen dan gereja diharapkan mampu bersinergi dalam membangun ekosistem pelayanan yang mendukung proses penyembuhan batin remaja. Dengan menjadikan konseling pastoral sebagai pelayanan kasih yang mendengar dan menerima, suara-suara remaja yang selama ini terabaikan dapat diberi ruang untuk disembuhkan dan dipulihkan.  
Konseling Pastoral dalam Memperkuat Ketahanan Emosional Pekerja Paulus, Jenifer; Kahimpong, Monika; Darondo, Norlanda
Theosebia: Jurnal Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Psikospiritual Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/theosebia.v3i1.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk tekanan kerja yang dialami pekerja, dampaknya terhadap kinerja dan kesehatan mental, serta peran konseling pastoral dalam memperkuat ketahanan emosional pekerja. Kajian ini menyoroti tekanan emosional, waktu, sosial, dan lingkungan yang terbukti memengaruhi kualitas kinerja, kreativitas, serta kesejahteraan mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan analisis tematik untuk memahami fenomena tekanan kerja dan intervensi pastoral. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tekanan kerja yang tidak terkelola dapat menurunkan produktivitas, menghambat inovasi, dan meningkatkan risiko masalah kesehatan mental. Sementara itu, konseling pastoral terbukti memiliki kontribusi signifikan dalam membangun ketahanan emosional melalui dukungan emosional, peningkatan kesadaran diri, penguatan keterampilan coping, integrasi nilai spiritual, serta pembentukan relasi sosial yang sehat. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya integrasi layanan konseling pastoral dalam konteks kerja sebagai strategi mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan mental pekerja, mencegah burnout, dan mewujudkan lingkungan kerja yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.