Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk tekanan kerja yang dialami pekerja, dampaknya terhadap kinerja dan kesehatan mental, serta peran konseling pastoral dalam memperkuat ketahanan emosional pekerja. Kajian ini menyoroti tekanan emosional, waktu, sosial, dan lingkungan yang terbukti memengaruhi kualitas kinerja, kreativitas, serta kesejahteraan mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan analisis tematik untuk memahami fenomena tekanan kerja dan intervensi pastoral. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tekanan kerja yang tidak terkelola dapat menurunkan produktivitas, menghambat inovasi, dan meningkatkan risiko masalah kesehatan mental. Sementara itu, konseling pastoral terbukti memiliki kontribusi signifikan dalam membangun ketahanan emosional melalui dukungan emosional, peningkatan kesadaran diri, penguatan keterampilan coping, integrasi nilai spiritual, serta pembentukan relasi sosial yang sehat. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya integrasi layanan konseling pastoral dalam konteks kerja sebagai strategi mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan mental pekerja, mencegah burnout, dan mewujudkan lingkungan kerja yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026