Hayati, Lutfiah Isfa
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menumbuhkan Literasi Digital Melalui Inovasi Pembelajaran berbasis YouTube di Sekolah Dasar Hayati, Lutfiah Isfa; Hasanah, Intan Andriani
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7941

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah guna mendapati usaha pengajar untuk menumbuhkan literasi digital melalui pengembangan pembelajaran berbasis YouTube di SD serta guna mendapati unsur-unsur yang memengaruhi upaya guru untuk menumbuhkan literasi digital melalui pengembangan pembelajaran berbasis YouTube di SD. Penelitian tersebut mamakai pendekatan kualitatif deskriptif. Narasumber pada penelitiannya yakni pengajar wali kelas 3A. Mengenai cara penghimpunan data yang dipakai pada penelitiannya yakni pengamatan, tanyajawab serta dokumentasi. Mengenai cara Analisa data yang dipakau yakni reduksi data, penyajian data serta penarikan simpulan. Temuan penelitiannya upaya yang dilakukan guru: (1) pengajar memakai teknologi digital atas proses pengajaran; (2) guru menyiapkan sarana yang diperlukan atas aktivitas menumbuhkan literasi digital; dan (3) guru memakai teknologi digital jadi sarana pengajaran. Adapun faktor yang mempengaruhi, faktor pendukungnya adalah adanya sarana serta prasarana yang tersedia melalui utuh laptop, kabel, proyektor, sound. Sedangkan faktor penghambatnya yakni minim tersedianya jaringan internet ataupun wifi atas pihak sekolah, waktu penjelasan materi yang lumayan lama sehingga menimbulkan rasa bosan pada siswa.
The The Relationship between the Use of Interactive Digital Media in Civic Education Learning and Students' Learning Motivation Hayati, Lutfiah Isfa; Sih Dewanti, Sintha
Mimbar Ilmu Vol. 30 No. 2 (2025): August [ARTICLE IN PRESS]
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v30i02.98254

Abstract

Learning motivation plays a crucial role in elementary education, supporting both the achievement of learning objectives and the enhancement of students’ abilities. However, in practice, many students still exhibit low motivation despite the use of interactive digital media in the learning process. This study aims to analyze the relationship between the use of interactive digital media in Civic Education and the learning motivation of elementary school students. A quantitative correlational design was employed with 80 fourth-grade students selected purposively. Data were collected using a validated and reliable Likert-scale questionnaire, then analyzed with descriptive statistics and Pearson’s correlation test. The findings revealed that although both the intensity of digital media use and students’ learning motivation were categorized as high, no significant relationship was found between them (r = 0.100; p = 0.378). These results suggest that interactive digital media alone does not directly enhance learning motivation without the integration of participatory and contextual teaching strategies. This study highlights the importance of combining digital media with pedagogical approaches that actively involve students to optimize motivation in Civic Education learning. The implication is that interactive digital media should not be viewed as an independent solution, but rather as a complementary tool that requires alignment with participatory strategies. Such integration is essential to maximize its effectiveness in fostering learning motivation among elementary school students.
Internalizing Religious Moderation through Qur’an and Hadith Learning: A Case Study in Indonesian Madrasah Ibtidaiyah Hasanah, Intan Andriani; Hayati, Lutfiah Isfa
Jurnal al-Thullab Vol 10 No 1 (2025): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/atthulab.v10i1.43352

Abstract

The growing need to strengthen religious moderation in Qur’an and Hadith learning requires contextual strategies that support character formation. This study aims to describe how teachers in Madrasah Ibtidaiyah internalize moderation values and shape students’ moderate character. Using a qualitative case study design, data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation, then analyzed thematically with validation ensured through source and technique triangulation. The findings show that teachers integrate values such as tolerance, justice, courtesy, and balanced religious understanding through relevant Qur’anic verses and hadiths, discussion-based activities that build critical thinking, and the use of interactive media. These values are reflected not only in students’ cognitive understanding but also in behaviors such as respecting differences, fairness, kindness, discipline, and responsibility. This study addresses gaps in previous research, which has been mainly theoretical, and provides practical implications for developing contextual Qur’an–Hadith learning models grounded in moderation principles.
Dampak Penggunaan Teknologi Digital Terhadap Perkembangan Bahasa dan Moral Anak Usia Sekolah Dasar Irawati, Wahyu; Al Khadziq, Muhammad Fuadzy; Hasanah, Intan Andriani; Hayati, Lutfiah Isfa
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.5824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi digital terhadap perkembangan bahasa dan moral anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa MI Al Huda Karangnongko berusia 7–10 tahun, dengan informan pendukung berupa orang tua dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital memiliki dua sisi pengaruh terhadap perkembangan anak. Di satu sisi, teknologi digital mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak, memperkaya kosakata, dan mempermudah akses terhadap sumber belajar. Namun, di sisi lain, penggunaan tanpa pendampingan dapat menimbulkan penurunan kesantunan berbahasa, meniru gaya komunikasi yang tidak sesuai norma, serta menghambat pembentukan nilai moral. Pendampingan orang tua dan guru menjadi faktor kunci dalam meminimalkan dampak negatif dan mengarahkan anak agar menggunakan teknologi secara bijak. Dengan demikian, penggunaan teknologi digital yang tepat dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung perkembangan bahasa sekaligus pembentukan moral anak usia sekolah dasar di era digital.