Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI STRES DAN KECEMASAN PADA CAREGIVERS: PERAWATAN PALIATIF DI RUMAH SINGGAH Hananta, Linawati; Wijaya, Jullyany Waty; Suwangto, Erfen Gustiawan; Amelia, Margareta; Widodo, Jerico Tristan; Chandra, Gerard Justin; Theja , Berliana Elyza Suryadi; Eriady, Angely Margaretha; Marcella, Laurie; Yolanda, Ellysa; Gonga, Audrey Aprilia; Sulisthio , Manuel Omar Weki; Kesuma , Deony Maria; Labaran, Victor Carolus Christiputra
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v3i1.6042

Abstract

Perawatan paliatif merupakan elemen penting dalam memberikan perawatan berkualitas tinggi bagi pasien dengan penyakit kronis atau serius. Penyakit serius berhubungan dengan risiko kematian yang tinggi dan memberikan dampak besar pada aspek fisik, psikologis, maupun spiritualitas pasien, caregiver, ataupun keluarga. Peran caregiver dalam perawatan pasien dengan penyakit terminal atau serius sering kali membawa beban emosional dan fisik yang berat, yang dapat menimbulkan kecemasan dan stres. Perawatan paliatif berperan dalam mengelola gejala serta memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup pasien, caregiver, maupun keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat (abdimas) ini dilaksanakan di lima rumah singgah di Jakarta (RHI, WNH, CISC1, CISC2, dan RSL), dengan melakukan terapi seni yaitu inkblot dan mengevaluasi menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk menilai tingkat stres dan kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD) untuk menilai tingkat kecemasan caregiver. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebagian besar caregiver mengalami tingkat kecemasan rendah (44,8%) hingga sedang (20,7%) dan memiliki tingkat stres ringan (41,4%) hingga sedang (51,7%). Dukungan sosial, spiritual, dan religius sangat penting, disertai dengan beberapa teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan olahraga sehingga membantu mengurangi stres dan kecemasan.
EVALUASI STRES DAN KECEMASAN PADA CAREGIVERS: PERAWATAN PALIATIF DI RUMAH SINGGAH Hananta, Linawati; Wijaya, Jullyany Waty; Suwangto, Erfen Gustiawan; Amelia, Margareta; Widodo, Jerico Tristan; Chandra, Gerard Justin; Theja , Berliana Elyza Suryadi; Eriady, Angely Margaretha; Marcella, Laurie; Yolanda, Ellysa; Gonga, Audrey Aprilia; Sulisthio , Manuel Omar Weki; Kesuma , Deony Maria; Labaran, Victor Carolus Christiputra
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v3i1.6042

Abstract

Perawatan paliatif merupakan elemen penting dalam memberikan perawatan berkualitas tinggi bagi pasien dengan penyakit kronis atau serius. Penyakit serius berhubungan dengan risiko kematian yang tinggi dan memberikan dampak besar pada aspek fisik, psikologis, maupun spiritualitas pasien, caregiver, ataupun keluarga. Peran caregiver dalam perawatan pasien dengan penyakit terminal atau serius sering kali membawa beban emosional dan fisik yang berat, yang dapat menimbulkan kecemasan dan stres. Perawatan paliatif berperan dalam mengelola gejala serta memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup pasien, caregiver, maupun keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat (abdimas) ini dilaksanakan di lima rumah singgah di Jakarta (RHI, WNH, CISC1, CISC2, dan RSL), dengan melakukan terapi seni yaitu inkblot dan mengevaluasi menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk menilai tingkat stres dan kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD) untuk menilai tingkat kecemasan caregiver. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebagian besar caregiver mengalami tingkat kecemasan rendah (44,8%) hingga sedang (20,7%) dan memiliki tingkat stres ringan (41,4%) hingga sedang (51,7%). Dukungan sosial, spiritual, dan religius sangat penting, disertai dengan beberapa teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan olahraga sehingga membantu mengurangi stres dan kecemasan.
Evaluasi Kegiatan Posyandu di Kelurahan Ancol Kecamatan Pademangan  Jakarta Utara Hadiyanto; Perdana, Putu Bagus Aditya Adi; Rahardja, Felicia Faustina; Wangsaputri, Rafaelle Thalya; Eriady, Angely Margaretha; Vanya Laura Andini; Juan Andre Kuistono
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol.7 No 1 (Maret 2026)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v7.i1.3720

Abstract

The posyandu program evaluation was conducted in RW 04 and 05, Ancol Subdistrict. This program aimed to assess whether the implementation of posyandu activities met established standards, as well as to gather community feedback to improve participation. It also sought to examine the relationship between posyandu attendance frequency, exclusive breastfeeding during the first six months, and knowledge of complementary feeding (MPASI) with the growth of infants and toddlers in the area. The evaluation was carried out through direct observation and interviews with both posyandu cadres and participants. The findings indicated that the implementation of posyandu in RW 04 and 05 generally met the standards; however, feedback highlighted issues related to infrastructure, queuing systems, and variation of counseling materials. Furthermore, the data revealed that many parents tend to bring their children to posyandu only when growth problems are suspected, and that mothers’ knowledge of complementary feeding does not always align with their actual practices.