Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI WEBSITE E-COMMERCE BERBASIS CONTENT MANAGEMENT SYSTEM WORDPRESS DI SIMPLE MUSIC STUDIO Dian syaharani
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah Perspektif dalam penyediaan juga akses informasi pada dunia bisnis. Khususnya pada bisnis penyewaan di Simple Music Studio, yang menemui tantangan dalam pengelolaan manual sehingga menghambat efisiensi dan ketepatan data. Penelitian ini membahas implementasi website e-commerce berbasis Content Management System WordPress pada Simple Music Studio. Isu utama melibatkan kendala proses bisnis manual dan kebutuhan akan sistem penyewaan yang terkomputerisasi. Tujuan penelitian adalah memperkenalkan solusi efisien untuk mengelola data penyewaan, meningkatkan akurasi, dan mengurangi waktu pengolahan. Metode penelitian melibatkan analisis kebutuhan, perancangan sistem, dan implementasi menggunakan WordPress. Website ini dirancang untuk mengelola transaksi, data penyewa, data sewa, dan laporan.
PERANCANGAN MANAJEMEN BANDWIDTH PADA JARINGAN STARLINK MENGGUNAKAN SIMPLE QUEUE MIKROTIK (STUDI KASUS: CV. BERKAH SIMPLE NETWORK) Dian Syaharani; Rianto, Bayu; Ilyas, Ilyas
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 10 No. 2 (2026): Artificial Intelligence (AI)
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v10i2.1390

Abstract

ABSTRAK Berkah Simple Network memanfaatkan internet satelit Starlink untuk menyediakan layanan di wilayah yang belum terjangkau infrastruktur konvensional. Namun, distribusi bandwidth saat ini masih menggunakan satu ID pelanggan untuk beberapa perangkat sekaligus dalam satu rumah, sehingga konsumsi internet tidak merata dan tidak terkontrol. Penelitian ini menerapkan metode Simple Queue menggunakan MikroTik RouterOS untuk mengoptimalkan alokasi bandwidth Starlink sebesar 100 Mbps secara merata sebesar 4 Mbps per user/ID (1 ID 1 Perangkat). Perancangan sistem mengikuti kerangka kerja Network Development Life Cycle (NDLC) yang meliputi tahapan analisis, desain, simulasi, implementasi, monitoring, dan manajemen. Pengujian bandwidth dilakukan menggunakan Ookla Speedtest. Hasil implementasi menunjukkan bahwa kombinasi autentikasi Hotspot dan konfigurasi Simple Queue berhasil memastikan distribusi bandwidth yang adil, meningkatkan kestabilan koneksi, serta mencegah monopoli penggunaan jaringan oleh pengguna tertentu saat jam sibuk.