Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mewujudkan Smart City : Teknologi Sebagai Katalisator Inovasi Di Jember Saputri, Maharani Dwi; Mh Rafly Oktavianto; Akmal Thoriqi Triarto; Mutiara Novelina; Atika Tri Utami
Interelasi Humaniora Vol. 1 No. 2 (2024): INTERELASI - Desember
Publisher : BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24716/vmhnrs81

Abstract

Artikel ini menguraikan inisiatif Pemerintah Daerah Jember dalam memanfaatkan teknologi sebagai katalis inovasi dalamrangka penerapan konsep smart city. Smart governance, smart branding, smart economics, smart living, smart society, dan smart environment merupakan enam pilar inovasi yang telahditetapkan. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT dan Weight Means Score untuk menilai kesiapan Kabupaten Jember dalam merealisasikan gagasan tersebut. Analisis SWOT mencakup: Strengths (dukungan teknologi dan kebijakanpemerintah), Weaknesses (infrastruktur yang belum memadai), Opportunities (potensi pengembangan teknologi dan partisipasimasyarakat), dan Threats (persaingan dengan daerah lain). Weight Means Score menunjukkan hasil spesifik: Smart Governance (85%), Smart Economy (78%), Smart Living (92%), Smart Society (80%), dan Smart Environment (70%).Temuan menunjukkan bahwa meskipun kehidupan cerdas sudahsangat siap untuk diterapkan, variabel tata kelola cerdas dan ekonomi cerdas berada dalam kelompok siap. Artikel inimenguraikan inisiatif Pemerintah Daerah Jember dalammemanfaatkan teknologi sebagai katalis inovasi dalam rangkapenerapan konsep smart city. Tata kelola yang cerdas, branding yang cerdas, ekonomi yang cerdas, gaya hidup yang cerdas, dan teknologi yang cerdas merupakan enam pilar inovasi yang telahdiidentifikasi. masyarakat dan lingkungan yang cerdas. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT dan Weight Means Score untuk menilai kesiapan Kabupaten Jember dalammerealisasikan gagasan tersebut. Temuan menunjukkan bahwameskipun kehidupan cerdas sudah sangat siap untuk diterapkan, variabel tata kelola cerdas dan ekonomi cerdas berada dalamkelompok siap.
TATA KELOLA KOLABORATIF PROGRAM PENANGGULANGAN KRISIS AIR BERSIH DI DESA PURNAMA Saputri, Maharani Dwi; Wicaksono, Itok
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56885

Abstract

Krisis air bersih yang terjadi berulang setiap musim kemarau di Desa Purnama, Kecamatan Tegal Ampel, Kabupaten Bondowoso, mendorong dilaksanakannya program penanggulangan melalui pembangunan sumur bor dan jaringan pipanisasi. Program ini melibatkan pemerintah desa, BPBD, lembaga sosial, dan masyarakat sehingga memerlukan tata kelola kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tata kelola kolaboratif serta peran dan kontribusi antaraktor dalam mendukung pengelolaan air bersih yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Collaborative Governance Regime yang dikemukakan oleh Kirk Emerson, Tina Nabatchi, dan Stephen Balogh, dengan fokus pada drivers of collaboration, principled engagement, shared motivation, dan capacity for joint action. Hasil penelitian menunjukkan kolaborasi terbentuk akibat krisis air dan keterbatasan sumber daya desa. Musyawarah dan koordinasi memperkuat principled engagement, kesamaan pemahaman membangun shared motivation, serta pembagian peran, integrasi pendanaan, dan pembentukan lembaga pengelola mendukung capacity for joint action. Secara keseluruhan, tata kelola kolaboratif di Desa Purnama berjalan efektif dan mendukung keberlanjutan pengelolaan air bersih.