Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Mulyono; Fauzia, Lisa; Kadir, Adriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.972

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana bayi bawah lima tahun (balita) gagal mengalami pertumbuhan, hal tersebut merupakan dampak dari kurangnya gizi kronis dan menyebabkan anak tersebut terlalu pendek untuk seusianya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, pendapatan keluarga dan pola pemberian makan terrhadap stunting di Puskesas Antang Perumnas. Penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional Study. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik consevutive sampling, didapatkan 42 responden. Pengumpulan data digunakan menggunakan kuesioner dan di analisis dengan dengan uji chi chi square (p<0,05), hasil analisi brivariat menunjukan adanya hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting p= 0,003, terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian stunting p=0,00, terdapat hubungan antara pola pemberian makan terhadap stunting p=0,00. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu, pendapat keluarga dan pola pemberian makan pada balita terhadap stunting di Puskesmas Antang Perumnas.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Ruang Rawat Inap Rs Dr. Sumantri Kota Parepare Hakim, Amalia; Haskas, Yasir; Fauzia, Lisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.987

Abstract

Komunikasi terapeutik merupakan komunikasi interpersonal yang dilakukan antara perawat dan petugas kesehatan lainnya dengan pasien yang berfokus pada kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dimana cara pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Adapun instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan (a = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi dengan hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,002 < a = 0,05 dengan komunikasi terapeutik yang baik sebanyak 32 responden, dimana komunikasi terapeutik baik dengan kecemasan berat sebanyak 6 responden (18,8%). komunikasi terapeutik yang tidak baik sebanyak 22 responden, dimana komunikasi terapeutik tidak baik dengan kecemasan pasien ringan sebanyak 3 responden (13,6%),. diperoleh p= 0,002 < a = 0,05, artinya H0 ditolak dan Ha diterima.
Latihan Relaksasi Otot Progresif Pada Lansia Penderita Penyakit Degeneratif Di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar Fajransi, Andi; Nurbaya, Sitti; Fauzia, Lisa; Sabil, Fitri A; Wijayaningsih, Kartika Sari
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v2i1.30985

Abstract

Degenerative disease is a health condition that is often experienced by the elderly which is characterized by a gradual decline in body function, this disease has various symptoms such as chronic pain, muscle stiffness and decreased mobility so that it is difficult to carry out daily activities. From the results of data collection in RW 01, Tamalanrea Jaya Village, it was found that 50 elderly people had degenerative diseases and complained of body aches, difficulty sleeping soundly and getting tired quickly. Therefore, community service activities were carried out in the form of progressive muscle relaxation training activities where this relaxation training involves relaxing and contracting certain muscles periodically which can help achieve optimal physical and mental conditions. This activity was attended by 30 participants who began with checking blood pressure and blood sugar then simulating progressive muscle relaxation training. Based on the evaluation results, participants felt more relaxed and comfortable. This activity is expected that participants will continue to do progressive muscle relaxation training at their respective homes so that they can improve their quality of life.