Muhammad Misbah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Spiritual Healing with Aswaja Ruqyah: A Quranic-Based Non-Medical Approach Nabilla Azzahra; Althaf Husein Muzakky; Muhammad Misbah
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/quhas.v14i2.46544

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of Aswaja ruqyah therapy in addressing non-medical disorders, particularly those related to psychological issues such as stress, anxiety, and emotional disturbances. The method used is a qualitative approach involving in-depth interviews with patients undergoing ruqyah therapy, as well as observations of the therapeutic practices. The results of the study indicate that Aswaja ruqyah therapy has a positive impact on mental and emotional well-being, with many patients reporting feelings of greater calmness and a reduction in anxiety symptoms. This study recommends the implementation of ruqyah therapy as an alternative in non-medical treatment to support community mental health. In conclusion, Aswaja Ruqyah is effective as a spiritual therapy that can aid emotional and psychological recovery and is acceptable within a more holistic treatment context. 
Internalisasi Karakter Religius melalui Program Raih Pahala di Era Digital Kholiyah; Adie Setiawan; Muhammad Misbah
Intelektualita Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v14i2.31959

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai religius dalam pembelajaran karakter di era digital melalui program “Raih Pahala” di SD Negeri Badakarya Banjarnegara serta menganalisis dampaknya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas religius siswa, wawancara dengan guru serta peserta didik, dan dokumentasi berbagai kegiatan yang mendukung implementasi program. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan internalisasi nilai religius di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai berlangsung melalui tiga tahap utama. Tahap transformasi nilai dilakukan dengan menyampaikan makna, tujuan, dan pentingnya ibadah kepada siswa. Tahap transaksi nilai terlihat melalui keterlibatan aktif peserta didik dalam kegiatan religius secara terpandu. Sementara itu, tahap transinternalisasi nilai muncul dalam bentuk pembiasaan perilaku religius yang tercermin dalam tindakan sehari-hari. Program “Raih Pahala”, yang meliputi shalat dhuha, tadarus bersama, serta hafalan Asmaul Husna dan Juz ‘Amma, terbukti efektif menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, empati, dan kesadaran spiritual siswa. Selain itu, program ini turut memperkuat hubungan sosial serta mendorong penggunaan teknologi secara bijak. Dengan demikian, program “Raih Pahala” menjadi model pendidikan karakter religius yang relevan di era digital.