Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Index Massa Tubuh (IMT) Dan Daya Tahan Aerobik Dengan Keterampilan Gerak Dasar Yosim Pancar Yustus Pilipus Wondiwoi; Harianto Babingga; Fahmi Fadhiil; Toni Kogoya
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 01 (2025): JUNE
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i01.4990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Daya Tahan Aerobik dengan Keterampilan Gerak Dasar Yosim Pancar pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Cenderawasih. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 12 orang mahasiswa FIK Uncen angkatan 2023 yang aktif dalam UKM Yosim Pancar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara IMT dengan keterampilan gerak dasar Yosim Pancar (r hitung = 0,958 > r tabel = 0,7079); (2) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara daya tahan aerobik dengan keterampilan gerak dasar Yosim Pancar (r hitung = 0,9318 > r tabel = 0,7079); (3) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara IMT dan daya tahan aerobik secara bersama-sama dengan keterampilan gerak dasar Yosim Pancar (r hitung = 0,9293 > r tabel = 0,7079). Kesimpulan dari penelitian ini adalah IMT dan daya tahan aerobik memiliki hubungan yang signifikan dan positif terhadap keterampilan gerak dasar tari Yosim Pancar. Oleh karena itu, disarankan agar memperhatikan komponen kebugaran jasmani tersebut dalam proses pembelajaran dan pelatihan tari yosim pancar untuk meningkatkan kualitas gerak penari.
Memasyarakatkan Tarian Wisisi: Sebuah Upaya Mengolahragakan Masyarakat Melalui Kearifan Lokal Papua Daniel Womsiwor; Toni Kogoya; Gerdha Kristina Ivony Numberi; Hakim Irwandi Marpaung; Miftah Fariz Prima Putra
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14494

Abstract

Papua memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan salah satunya adalah tarian wasisi. Namun, seiring kemajuan jaman atau modernisasi, pengetahuan masyarakat tentang tarian ini semakin pudar. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mensosialisasikan dan memasyarakatkan tarian wasisi pada komunitas masyarakat Lanny Jaya yang ada di Wahno, Kota Jayapura, Papua. Metode Participatory Action Research (PAR) dengan sosialisasi dan pendampingan dilakukan. Hasil kegiatan PkM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat pada tarian wisisi. Masyarakat mempersepsikan positif, yaitu mudah dalam belajar tarian wasisi dan tarian tersebut menyenangkan. Tarian wasisi dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kebugaran masyarakat dan tarian tersebut perlu dilestarikan agar kearifan lokal Papua tetap tumbuh di tengah masyarakat.
Optimalisasi Potensi Orang Asli Papua (OAP) Dalam Bidang Olahraga Melalui Edukasi Olahraga Miftah Fariz Prima Putra; Toni Kogoya; Gerdha Kristina Ivony Numberi; Darius Yobee
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14531

Abstract

Bagi masyarakat Papua atau Orang Asli Papua (OAP), olahraga dipandang sebagai jati diri atau harga diri. Namun belum banyak masyarakat yang menyadari bahwa ada potensi besar dalam diri OAP terkait bidang olahraga. Oleh karena itu, tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pada generasi muda Orang Asli Papua (OAP) dalam bidang olahraga melalui edukasi olahraga. Sebanyak 16 Orang Asli Papua (OAP) mengikuti kegiatan ini, yaitu 11 laki-laki dan 5 perempuan. Adapun usia peserta rata-rata adalah 19.75 tahun. Setelah peserta mendapatkan edukasi olahraga, tampak bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dibanding sebelumnya. Sebanyak 87% peserta mengetahui prinsip-prinsip FITT dalam olahraga dengan baik. Selain itu, 93.75% peserta mengetahui olahraga yang dilakukan selama ini sudah tepat atau belum. Tidak hanya itu, terkait dengan potensi OAP dalam olahraga, sebanyak 100% peserta mengetahui bahwa OAP memiliki potensi yang tinggi dalam olahraga.