Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF THE SISKEUDES APPLICATION IN VILLAGE FINANCIAL MANAGEMENT IN KAJEKSAN VILLAGE Syavitri, Nadiya Ami; Agustina, Isna Fitria
Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity Vol. 2 No. 2 (2025): Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/icossh.v2i2.374

Abstract

Objective: This study aims to analyze the implementation of the Village Financial System (Siskeudes) application in Kajeksan Village, Tulangan District, Sidoarjo Regency, using George C. Edward III’s public policy implementation theory, which includes the indicators of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Method: This research employed a descriptive qualitative approach, with data collection techniques consisting of interviews, observations, and documentation. Informants were selected using purposive sampling, focusing on the Siskeudes operator in Kajeksan Village as the main source of information. Results: The findings indicate that communication between the local government and the village is conducted through training and socialization sessions whenever system updates occur. In terms of resources, village officials have received technical training, enabling knowledge transfer, and financial management is handled by more than one person. Budget allocations cover device maintenance and the procurement of digital administrative needs, although challenges remain with the stability of the internet connection. Regarding disposition, the operator records each financial activity, addresses technical issues, and verifies data before submitting reports. The bureaucratic structure supports implementation through a clear division of tasks and the availability of SOPs, although internal evaluations have not yet been conducted regularly. Novelty: The novelty of this study lies in its specific focus on the implementation of Siskeudes in Kajeksan Village, which has not been previously examined.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM PENGELOLAAN AIR BERSIH DI DESA BALONGDOWO KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO Syavitri, Nadiya Ami; Rahmawati, Imelda Dian
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 9 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i9.2394

Abstract

Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa adalah melalui mendirikan BUMDES. Salah satu desa yang telah memiliki BUMDES adalah Desa Balongdowo, yang diberi nama “BALONGDOWO AMANAH”. BUMDES ini memiliki tiga unit usaha, salah satunya adalah Unit Usaha Pengelolaan Air Bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan BUMDES "BALONGDOWO AMANAH" dalam pengelolaan air bersih di Desa Balongdowo dengan menggunakan teori implementasi kebijakan dari Cf. Repley. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi terhadap ketua dan sekretaris BUMDES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan BUMDES belum optimal, yang terlihat dari indikator akses, bias, dan ketepatan layanan yang belum terpenuhi secara optimal. Kesimpulannya, implementasi kebijakan BUMDES dalam pengelolaan air bersih di Desa Balongdowo perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Diperlukan beberapa langkah perbaikan, seperti penyusunan SOP, peningkatan manajemen, dan perbaikan dalam penyediaan layanan tepat waktu, agar kebijakan ini mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DI DESA KAJEKSAN KABUPATEN SIDOARJO Syavitri, Nadiya Ami; Rodiyah, Isnaini
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 17, No 2 (2026): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v17i2.68104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Desa Kajeksan dengan menggunakan teori partisipasi masyarakat yang dikemukakan oleh Marschall, yang mencakup tiga indikator, yaitu adanya forum atau kelompok yang menjadi wadah untuk menampung partisipasi masyarakat, kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan, serta adanya akses bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dalam proses pengambilan keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi terstruktur, observasi non partisipatif, dan studi dokumentasi. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, dengan informan terdiri atas Sekretaris Desa Kajeksan dan Kepala Urusan Perencanaan yang terlibat langsung dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa). Hasil penelitian pada indiktor 1 menunjukkan forum partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa melalui Tim Penyusun RKP Desa, Musrenbang Desa, dan Musyawarah Desa. Forum tersebut menjadi wadah formal bagi keterlibatan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui perwakilan. Dengan demikian, keberadaan forum partisipasi masyarakat telah terpenuhi secara kelembagaan. Indikator 2 menunjukkan bahwa kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan masih terbatas. Partisipasi aktif lebih didominasi oleh tokoh masyarakat yang tergabung dalam Tim Penyusun RKP Desa. Selain itu, ditemukan kendala berupa jumlah kehadiran masyarakat yang tidak sesuai dengan jumlah undangan. Serta keaktifan penyampaian pendapat yang hanya didominasi oleh individu yang sama, sementara sebagian besar peserta lainnya bersikap pasif. Indikator 3 menunjukkan pemerintah Desa Kajeksan telah memberikan akses bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat melalui keterlibatan perwakilan dalam Tim Penyusun RKP Desa, kehadiran dalam forum Musrenbang Desa, serta pendanatanganan berita acara pada musyawarah desa. This study analyzes community participation in development planning in Kajeksan Village using Marschall’s participation theory, which includes three indicators: the existence of participatory forums, the community’s ability to actively participate, and access to express opinions in decision-making. This research employs a descriptive qualitative approach with data collected through semi-structured interviews, non-participant observation, and documentation. Informants were selected using purposive sampling and consisted of the Village Secretary and the Head of Planning Affairs involved in preparing the Village Government Work Plan (RKP Desa). The findings show that Indicator 1 is institutionally fulfilled through formal forums such as the RKP Desa Drafting Team, Village Development Planning Meetings (Musrenbang Desa), and Village Deliberations, which accommodate community participation directly and through representation. Indicator 2 indicates that active participation remains limited and is dominated by community leaders, with attendance levels lower than invitations and participation concentrated among the same individuals. Indicator 3 shows that the village government has provided formal access for the community to convey aspirations through representative involvement, Musrenbang participation, and the signing of official meeting minutes during village deliberation meetings.