Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hambatan Komunikasi Bisnis di Perusahaan Ekspor (Studi Kasus PT Sinar Dunia Logam) Nathalie, Jennifer; Paramita, Sinta
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33186

Abstract

International relations carried out by China in the business sector can provide import access and cooperation in product development. This study attempts to identify the business communication barriers PT Sinar Dunia Logam faces. Research related to communication barriers is fundamental in building a business communication relationship. In the business world, communication is essential for the smooth running of the business. Furthermore, effective communication must ensure that each system understands its role and responsibilities for the business system to run well. This study aims to determine the business communication barriers used by PT Sinar Dunia Logam in building business communication with foreign companies. This study uses business communication theories and concepts in the form of international relations concepts and business relations. The approach to this research is qualitative, using a case study method; data collection is carried out through observation, interviews, documentation, and literature studies. The results of the research that has been conducted show that PT Sinar Dunia Logam experiences three business communication barriers. First, socio-antro-psychological communication barriers, anthropopsychological communication barriers, and ecological communication barriers. Hubungan internasional yang dijalankan oleh negara China dalam  sektor bisnis adalah dapat memberikan akses impor dan kerjasama dalam perkembangan suatu produk. Penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi hambatan komunikasi bisnis yang di hadapi oleh perusahaan PT Sinar Dunia Logam. Penelitian terkait hambatan komunikasi sanggatlah penting dalam membangun suatu hubungan komunikasi bisnis. Dalam dunia bisnis, komunikasi sangat diperlukan demi kelancaran bisnis tersebut. Selanjutnya, agar sistem bisnis dapat berjalan dengan baik, tentu diperlukan komunikasi yang efektif untuk memastikan setiap sistem memahami peran dan tanggung jawabnya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan komunikasi bisnis yang digunakan oleh perusahaan PT Sinar Dunia Logam dalam membangun komunikasi bisnis dengan perusahaan asing. Penelitian ini menggunakan teori dan konsep komunikasi bisnis berupa, konsep hubungan internasional dan relasi bisnis. Pendekatan penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah menunjukkan terdapat tiga hambatan komunikasi bisnis yang dialami PT Sinar Dunia Logam. Pertama hambatan komunikasi sosio antro psikologis, hambatan komunikasi antropsikologis, dan hambatan komunikasi ekologi.
PROMOSI YANG MENYESATKAN PADA BUNGKUS ROKOK: ROKOK DAPAT MENIMBULKAN KESEHATAN Nathalie, Jennifer
UNES Law Review Vol. 5 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v5i4.594

Abstract

Penelitian hukum terhadap tindakan promosi yang menyesatkan oleh produsen rokok ST dilakukan karena banyak dijumpai pelaku usaha yang memproduksi, menjual dan mengiklankan produknya tidak sesuai dengan manfaat yang dihasilkan dari penggunaan produk tersebut. Sedangkan di lain sisi, banyak konsumen rokok tersebut yang masih belum mawas diri mengenai promosi menyesatkan yang dilakukan oleh pelaku usaha. Meskipun tujuan pelaku usaha melakukan aktivitas usahanya adalah untuk mendapatkan keuntungan, namun harus tetap mempertimbangkan kepentingan konsumen secara umum. Selain itu, penulis ingin mengetahui seberapa jauh peran pemerintah (dalam hal ini Dinas Kesehatan) dalam melakukan pengawasan terhadap promosi yang menyesatkan, sehingga merugikan konsumen. Produsen rokok ST tetap meyakini jika produknya dapat memberikan dampak kesehatan bagi konsumen. Penjelasan mengenai berbagai fakta yang telah dijelaskan tersebut, secara langsung dapat diartikan sebagai kurangnya kemampuan konsumen untuk memahami suatu produk, khususnya produk olahan tembakau yaitu rokok sehingga mengakibatkan konsumen berada pada posisi yang rentan ataupun lemah. Ketertarikan konsumen untuk mengkonsumsi suatu produk, terkadang hanya didasarkan atas label produk atau promosi yang dilihatnya saja, tanpa berpikir hal - hal lain terkait produk tersebut. Di lain sisi, pelaku usaha sebagai produsen barang dan/atau jasa wajib bertanggung jawab terhadap validasi informasi mengenai produk yang diperdagangkan pada konsumen. Untuk menunjang harkat dan martabat konsumen, diperlukan kesadaran, pengetahuan, kepedulian, kemampuan dan kemandirian konsumen untuk melindungi dirinya serta menumbuhkembangkan sikap pelaku usaha yang bertanggung jawab. Esensi dari peraturan tersebut adalah memberikan perlindungan bagi konsumen sekaligus bagi pelaku usaha secara proporsional, yang bertujuan guna menciptakan keadilan baik bagi konsumen maupun pelaku usaha.