Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Sosial Dan Pembentukan Bi’ah Lughawiyyah Dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Analisis Pierre Bourdieu Di Mts Unggulan Al-Qodiri 1 Jember Khoiril Akhbar
Lisan An Nathiq : Jurnal Bahasa dan Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lan.v7i1.7019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembentukan bi’ah lughawiyyah (lingkungan bahasa Arab) di MTs Unggulan Al-Qodiri I Jember melalui perspektif teori praksis Pierre Bourdieu, khususnya konsep habitus, modal simbolik, dan arena pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara tidak langsung, dan dokumentasi. Data diperoleh dari panduan kebijakan bahasa, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), catatan kegiatan kebahasaan, serta buku harian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan bi’ah lughawiyyah di madrasah berlangsung secara sistematis melalui sinergi antara kebijakan kelembagaan, strategi pedagogis guru, dan partisipasi aktif siswa. Kepala madrasah memegang peran strategis sebagai pemilik modal simbolik yang menetapkan norma bahasa Arab sebagai identitas kelembagaan, sementara guru memanfaatkan modal kultural untuk menerjemahkan kebijakan ke dalam praktik pembelajaran komunikatif. Siswa, sebagai agen sosial, mereproduksi nilai kebahasaan melalui interaksi sehari-hari di kelas, asrama, dan kegiatan ekstrakurikuler. Temuan lapangan juga memperlihatkan adanya relasi dinamis antara struktur simbolik dan agensi individu. Konsistensi implementasi kebijakan, keteladanan guru, serta pengawasan terhadap praktik bahasa menjadi faktor utama keberhasilan pembentukan habitus linguistik. Di sisi lain, kendala muncul ketika penggunaan bahasa Arab tidak didukung oleh kompetensi dan kesadaran berbahasa yang kuat, sehingga fungsi bi’ah lughawiyyah cenderung bersifat formal dan simbolik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa bi’ah lughawiyyah di MTs Unggulan Al-Qodiri I Jember merupakan hasil praktik sosial yang mengintegrasikan struktur kelembagaan dan tindakan pedagogis dalam membangun budaya bahasa Arab yang hidup dan berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PROGRAM MUHADATSAH USBU’IYAH UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA ARAB SANTRI DI PP TAHFIDZ NURUZ ZAHRO’ JEMBER: PENDAMPINGAN PROGRAM MUHADATSAH USBU’IYAH UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA ARAB SANTRI DI PP TAHFIDZ NURUZ ZAHRO’ JEMBER Dwi Juli Priyono, Dwi; Hasyim Asy’ari; Khoiril Akhbar; Syaiful Rizal
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): In Progress Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v6i1.256

Abstract

Pondok Pesantren Tahfidz Nuruz Zahro’ masih belum memenuhi standar program pondok yang efektif, salah satunya ditunjukkan dengan belum digunakannya bahasa Arab sebagai basis pembelajaran. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih konvensional (Calistum) dan kurang mengikuti perkembangan IPTEK. Hasil yang diharapkan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah terwujudnya SDM santri yang berkualitas sehingga mereka dapat mengembangkan dan menggunakan bahasa Arab setara dengan pondok modern. Pendampingan santri melalui program Muhadatsah Usbu’iyah diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab di Pondok Pesantren Tahfidz Nuruz Zahro’ Jember. Strategi pemberdayaan yang digunakan adalah pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) yang berupaya mengembangkan komunitas berbasis aset (potensi). Ada lima aset dalam ABCD, yaitu: aset individu, asosiasi, institusi, fisik atau materi, dan koneksi atau jaringan komunikasi yang luas. Diharapkan pendekatan ini mampu mendongkrak penguasaan kosa kata bahasa Arab para santri Pondok Pesantren Tahfidz Nuruz Zahro’ Jember. Hasil pengabdian di komunitas santri Pondok Pesantren Tahfidz Nuruz Zahro’ menunjukkan bahwa pengembangan kualitas SDM santri berjalan optimal dalam mengenal mufrodat (kosa kata), optimal dalam mengucapkan makhrojul huruf Arab dengan benar, dan maksimal dalam mengubah isim dhomir sesuai penggunaannya (untuk pembedaan laki-laki dan perempuan).