Isfara, Bunga Alodia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyesuaian Diri Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung Terhadap Lingkungan Baru (Pembelajaran Tatap Muka) Isfara, Bunga Alodia
Inaba Journal Of Psychology Vol. 2 No. 2 (2024): Inaba Journal of Psychology, Vol. 2, Issue. 2, 2024
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/ijop.v2i2.240

Abstract

Setelah hampir dua tahun kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau online akibat pandemi covid-19, akhirnya pada pertengahan tahun 2021 pemerintah sudah memperbolehkan kembali kegiatan belajar mengajar dilakukan secara langsung atau tatap muka.  Para mahasiswa yang sudah terbiasa dengan pembelajaran jarak jauh atau online yang dinilai lebih fleksibel akhirnya harus mulai bisa menyesuaikan diri dengan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di kampus. Dalam hal itu penelitian ini ingin melihat bagaimana skala yang dibuat dapat mengukur penyesuaian diri pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung terhadap pembelajaran tatap muka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data self-report measurement berbentuk kuesioner yang telah disusun ke dalam google form, disebarkan melalui media sosial. Penelitian ini melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung sebanyak 203 orang. Penelitian ini diperoleh 38 item yang menjadi item final. Dari kategori analisa menunjukkan bahwa Penyesuaian Diri Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung terhadap Pembelajaran Tatap Muka  masuk ke dalam kategori sedang pada skor 143, dengan persentase 69,8%. Hasil yang diperoleh berdasarkan validitas outer loading dinyatakan semua item atau indikator telah valid secara validitas butir.
Dampak Intensitas Kebisingan Terhadap Kinerja Working Memory Isfara, Bunga Alodia
Inaba Journal Of Psychology Vol. 1 No. 2 (2023): Inaba Journal of Psychology, Vol. 1, Issue. 2, 2023
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/ijop.v1i2.239

Abstract

Psikologi sebagai ilmu pengetahuan mempelajari perilaku manusia dan proses mental, dengan menekankan kemampuan sosial seperti komunikasi verbal, relasi interpersonal, dan pemahaman terhadap orang lain. Menurut teori John Holland, pria lebih cenderung berada pada tipe kepribadian Realistik, Investigatif, dan Enterprising, yang dicirikan oleh sifat agresif, kurang sosial, dan maskulin. Pada Fakultas Psikologi Universitas X di Bandung, jumlah mahasiswa laki-laki hanya sekitar 20% di setiap angkatan. Banyak dari mereka memilih fakultas ini karena akreditasi unggul. Namun, minat berperan penting dalam menentukan pilihan karier dan masih banyak mahasiswa pria yang bingung menentukan pekerjaan yang sesuai dengan minat mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan status fenomena secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 mahasiswa yang diteliti, 14 orang memiliki kesesuaian antara minat karier berdasarkan tes Holland dengan pilihan karier pribadi mereka. Sementara itu, 16 mahasiswa lainnya belum menemukan kesesuaian antara minat dan bidang pekerjaan yang tepat. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih kurang menggali informasi tentang pilihan karier dan pemahaman terhadap minat pribadi. Lingkungan dan eksplorasi diri menjadi faktor penting dalam membantu mahasiswa mengidentifikasi karier yang sesuai dengan kepribadian dan minat mereka
Development of a happiness measurement scale based on the Quran and Hadith using the Rasch Model Isfara, Bunga Alodia; Usman, Irianti; Yuson, Isman Rahmani; Ramadhan, Fajar Siddiq
Psikoislamika: Jurnal Psikologi Islam Vol 22, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/psikoislamika.v22i2.34756

Abstract

Happiness has long been a central theme in psychology, both in conceptual discourse and in the development of measurement instruments. However, no existing scale integrates the moral and spiritual dimensions of happiness derived from the Qur’an and Hadith within a robust psychometric framework ensuring measurement invariance. The Qur’an and Hadith, as universal sources of guidance, encompass principles of psychological and spiritual well-being that transcend religious and cultural boundaries, consistent with the Islamic concept of rahmatan lil ‘alamin (mercy to all creation). This study aimed to develop a Qur’an- and Hadith-based happiness measurement scale using the Rasch model. The scale construction was grounded in prior qualitative research that identified three core Islamic constructs of happiness: patience (sabr), self-control (mujāhadah al-nafs), and gratitude (shukr). A total of 450 participants from diverse religious backgrounds in Indonesia completed the instrument. Data were analyzed using Confirmatory Factor Analysis (CFA) and the Rasch Model to evaluate validity, reliability, and item fit. The results indicated that the three-factor model exhibited excellent fit indices (CFI = 0.926, TLI = 0.910, RMSEA = 0.068) with high composite reliability (ω = 0.893). Rasch analysis further showed Infit MNSQ values ranging from 0.78 to 1.40 and item separation indices above 3, suggesting strong discriminant power and internal consistency. Overall, the findings demonstrate that happiness in Islam can be operationalized through measurable constructs rooted in patience, self-control, and gratitude. The proposed scale offers a psychometrically sound and universally applicable instrument grounded in Islamic ethical principles, contributing to cross-cultural research on psychological well-being. Keywords: happiness; Qur’an; hadith; Rasch model; psychometrics