Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Dalam Meningkatkan Produktivitas Dayuni, Dayuni; Magfiroh, Diana
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i4.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap motivasi kerja karyawan dalam meningkatkan produktivitas organisasi. Kepemimpinan yang efektif merupakan faktor kritis dalam menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi karyawan untuk mencapai performa optimal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional terhadap 350 karyawan dari berbagai industri di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur gaya kepemimpinan, tingkat motivasi kerja, dan produktivitas karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software AMOS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan (β = 0.742, p < 0.001). Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan (β = 0.658, p < 0.001). Kepemimpinan transformasional memberikan pengaruh tidak langsung terhadap produktivitas melalui motivasi kerja sebagai variabel mediator (β = 0.488, p < 0.001). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa leader yang mampu menginspirasi, memotivasi, dan memberdayakan bawahannya akan menciptakan karyawan yang lebih termotivasi dan produktif. Implikasi praktis penelitian ini memberikan panduan bagi organisasi untuk mengembangkan program pengembangan kepemimpinan yang fokus pada transformational leadership untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan.
Pengaruh Kecerdasan Buatan (AI) dalam Optimalisasi Manajemen Pemasaran Digital pada UMKM di Era Ekonomi Kreatif Dayuni, Dayuni
GEMA EKONOMI Vol 14 No 2 (2025): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) technology has presented strategic opportunities for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to increase their competitiveness in the increasingly competitive creative economy era. However, the adoption of AI in MSMEs still faces various obstacles, such as limited digital literacy and implementation costs, so a more in-depth empirical study is needed. This study aims to analyze the effect of AI utilization on optimizing MSME digital marketing management, particularly in improving the effectiveness of marketing strategies and business performance. The research method used is a quantitative approach with a survey of 120 MSMEs in the creative economy sector in Indonesia. Data were collected through a Likert-scale-based questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that AI utilization has a significant effect on digital marketing strategies (β = 0.61; p < 0.001) and marketing performance (β = 0.48; p < 0.01), with digital strategies proven to mediate the relationship between AI and marketing performance (β = 0.55; p < 0.001). MSMEs with high AI adoption experienced an average sales increase of 21.7% in the last six months, higher than MSMEs with low adoption (9.1%). The implications of this study emphasize the importance of public policy support, increased digital literacy, and the development of an affordable technology ecosystem to strengthen MSMEs' digital transformation and increase their competitiveness in the global market.
ENTREPRENEURIAL RESILIENCE OF MSMES IN FACING GLOBAL ECONOMIC UNCERTAINTY: A CASE FROM INDONESIA Dayuni, Dayuni
Journal of Management Economic and Financial Vol. 2 No. 3 (2024): Special Issue
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jmef.v2i3.170

Abstract

In the midst of global economic uncertainty marked by market fluctuations, geopolitical crises, and supply chain disruptions, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are required to have entrepreneurial resilience in order to survive and grow. This study aims to analyze the factors that shape the resilience of MSME entrepreneurs in Indonesia and the adaptation strategies they carry out in the face of economic uncertainty. Using a mixed-method approach, quantitative data was collected from 200 MSME actors through a structured survey, while in-depth interviews were conducted with 10 MSME owners from various business sectors. The research focus includes managerial capabilities, product innovation, business digitalization, and social networks as the main dimensions of resilience. The results show that MSMEs that actively adopt digital technology, strengthen business network collaboration, and invest in product innovation tend to be more resilient in the face of external pressures. In addition, government policy support and access to financing are external factors that strengthen the adaptation capacity of MSMEs. This research contributes to the literature by presenting empirical evidence on the resilience of MSME entrepreneurship in developing countries. Practically, this study offers strategic recommendations for MSME actors, policymakers, and financial institutions to strengthen the resilience of Indonesian MSMEs in facing global challenges.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Online pada Usaha Mikro Dayuni, Dayuni; Putri Pramesti, Ginna Novarianti Dwi
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2025): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v7i1.107

Abstract

Transformasi digital telah mengubah landscape bisnis global, termasuk perilaku pembelian usaha mikro yang semakin beralih ke platform online. Pandemi COVID-19 mempercepat adopsi digital commerce pada segmen UMKM, namun faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian online pada usaha mikro belum dipahami secara komprehensif. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian online pada usaha mikro di Indonesia dan mengembangkan model prediktif untuk mendukung strategi digitalisasi UMKM. Penelitian kuantitatif menggunakan structural equation modeling (SEM) dengan sample 387 pemilik usaha mikro di Jabodetabek. Pengumpulan data melalui survei online dan offline dengan kuesioner terstruktur. Model penelitian dikembangkan berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) yang diperluas dengan faktor contextual. Teridentifikasi 7 faktor signifikan yang mempengaruhi keputusan pembelian online: perceived usefulness (β=0,284), perceived ease of use (β=0,267), trust (β=0,239), price advantage (β=0,196), social influence (β=0,158), perceived risk (β=-0,142), dan digital literacy (β=0,127). Model menjelaskan 73.6% variance dalam purchase intention dengan goodness of fit yang excellent (CFI=0.956, RMSEA=0.048). Keputusan pembelian online usaha mikro dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor teknologi, ekonomi, sosial, dan individual. Perceived usefulness dan ease of use menjadi prediktor terkuat, sementara trust dan price advantage berperan sebagai enabler penting. Temuan menghasilkan Digital Purchase Decision Model for Micro Enterprises yang dapat digunakan untuk pengembangan strategi digitalisasi UMKM dan kebijakan ekonomi digital.
Mikropolitik Disinformasi: Struktur Jaringan dan Logika Emosional dalam Ekosistem Propaganda Politik Digital Dayuni, Dayuni
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 5 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/vz8e4683

Abstract

Disinformasi politik digital telah menjadi bagian integral dari strategi komunikasi politik kontemporer, terutama dalam ekosistem media sosial yang sangat emosional dan terhubung secara algoritmik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana struktur jaringan disinformasi terbentuk dan bagaimana logika emosional digunakan untuk membentuk opini publik. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi digital, dokumentasi konten media sosial, dan wawancara mendalam terhadap informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat aktor-aktor sentral dalam jaringan disinformasi yang memiliki pengaruh tinggi dalam distribusi konten emosional, dengan emosi marah dan benci sebagai dominasi utama dalam narasi. Penelitian ini menegaskan bahwa logika emosional menjadi instrumen utama dalam mikropolitik digital dan memperkuat perlunya intervensi kebijakan serta literasi digital berbasis afeksi. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup penguatan sistem deteksi berbasis jaringan dan emosi, serta pengembangan edukasi publik yang responsif terhadap manipulasi afektif dalam ruang digital.