Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYELESAIAN HUKUM WANPRESTASI BERBENTUK NASABAH GAGAL BAYAR TERHADAP KOPERASI SIMPAN PINJAM Atriani, Dewi; Angel, Dayang; Riyanti, Tris Leni; Rahmawati, Yessi; Situmorang, Stephanus Christian
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 6 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran regulasi dan kebijakan hukum dalam menangani nasabah gagal bayar pada koperasi simpan pinjam (KSP) di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat penyelesaian kasus gagal bayar tersebut. Gagal bayar nasabah merupakan isu penting yang berdampak signifikan terhadap stabilitas keuangan dan operasional koperasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan data primer dan sekunder yang meliputi berbagai undang-undang dan peraturan terkait koperasi dan wanprestasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa regulasi seperti Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Nomor 17 Tahun 2015, serta mekanisme hukum yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk menangani gagal bayar. Namun, terdapat berbagai faktor penghambat, baik internal seperti keterbatasan sumber daya manusia dan sistem informasi yang lemah, maupun eksternal seperti kondisi ekonomi makro yang tidak stabil dan budaya menunggak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem penagihan, dan peningkatan literasi keuangan sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas penanganan gagal bayar nasabah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah, koperasi, dan lembaga terkait dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat untuk mengatasi permasalahan gagal bayar nasabah.
KEABSAHAN PERJANJIAN JUAL BELI BUBUK KRATOM DI E-COMMERCE MENURUT PASAL 1320 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA Situmorang, Stephanus Christian; Siahaan, Nomensen Freddy; Atriani, Dewi
Jurnal Ilmiah Advokasi Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Advokasi
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jiad.v13i4.8007

Abstract

Online commerce has significantly expanded the circulation of various commodities, including kratom, whose legal status in Indonesia remains controversial. At present, kratom is regulated solely for export purposes and lacks a clear legal basis for domestic trade, creating legal uncertainty in online sale transactions. This study examines the validity of kratom powder sale agreements conducted through e-commerce platforms under Article 1320 of the Indonesian Civil Code and analyzes the legal responsibility of platform providers for facilitating such transactions. The research employs a doctrinal legal method using statutory and conceptual approaches, complemented by an empirical review of kratom listings on major Indonesian e-commerce platforms. The findings indicate that online kratom transactions potentially fail to satisfy the objective requirements of a valid contract, particularly regarding lawful object and lawful cause, due to the absence of explicit domestic regulatory authorization. Empirical observations further reveal inadequate age-verification mechanisms, raising concerns over transactions involving legally incapacitated consumers. This study underscores the urgent need for comprehensive national regulation on kratom and strengthened legal obligations for e-commerce platforms to ensure consumer protection and contractual legality in digital markets.Keywords: contract; validity; kratom; e-commerce platforms; platform liability