Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development Of Local Government Bureaucracy Capacity To Improve Public Service Performance (Study In Palembang, South Sumatra Province) M. Yogi Dwi Nalapraya; Pratama, M. Yoga Jusri; Akhmad Mustain
Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK) مجلد 8 عدد 1 (2025): Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK) (September 2025)
Publisher : MAP Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jiask.v8i1.329

Abstract

With the establishment of autonomous regions, the distance between public services and the community has narrowed, which is expected to lead to improved service quality. It is also anticipated that all local government stakeholders will experience the benefits more directly. The need and demand for high-quality public services are urgent and must be addressed by the government. Public services should be provided and distributed in accordance with the diverse needs of the state, individuals, residents, communities, and citizens. Therefore, governments have an ongoing obligation to pursue policy innovations to ensure that service delivery meets the various demands of society, thereby improving both quality and impact. This research focuses on the performance of the local government bureaucracy in Palembang City, South Sumatra Province, during the 2023–2024 period. Specifically, it examines public services in four key areas: clean water provision, healthcare, population administration, and licensing services. A qualitative approach with descriptive analysis was employed, comparing the results of interviews with 12 informants against available documented data. The findings indicate that public service performance in Palembang City does not align with the expectations and needs of the community. This underperformance is primarily attributed to the low bureaucratic capacity of the city government, encompassing individual, organizational, and systemic deficiencies. Additionally, weak political will from leadership, limited community participation, and the presence of obstructive structural factors further hinder effective service delivery.
Membentuk Mahasiswa Yang Berkarakter Tanpa Narkoba di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bala Putra Dewa Palembang M. Yogi Dwi Nalapraya; Jumroh; M. Yoga Jusri Pratama
Jurnal Pengabdian Pasca Unisti (JURDIANPASTI) Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pasca Unisti (JURDIANPASTI)
Publisher : Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jurdianpasti.v3i2.324

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap meningkatnya penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa, khususnya di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bala Putra Dewa Palembang. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan ketahanan karakter generasi muda terhadap bahaya narkotika dan zat adiktif lainnya (NAPZA), serta membentuk mahasiswa yang berkarakter kuat, bermoral, dan bebas dari narkoba. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang mencakup ceramah, diskusi interaktif, dan analisis kasus. Materi yang disampaikan meliputi tiga topik utama: (1) Generasi Muda dan Budaya Karakter Bangsa, (2) Pendidikan Moral dan Permasalahannya, dan (3) Penggunaan Narkoba dan Akibat Hukumnya. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi refleksi dan pemutaran tayangan visual untuk memperkuat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai bahaya narkoba, memahami dampak moral dan hukum yang ditimbulkan, serta menunjukkan komitmen lebih kuat untuk menjadi pelopor perubahan di lingkungan kampus. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berhasil membentuk kesadaran kolektif, tetapi juga mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam menciptakan lingkungan akademik yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.