Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Business Innovation of Flashbox in Digital Mental Health Startups Handoko, Mahardika Maulana Al Mahdi; Rabbani, Muhammad Fathi
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i2.8304

Abstract

In the rapidly evolving digital era, digital mental health startups have become a crucial focus in providing accessible and efficient mental health services. This study investigates the business innovations made by Flashbox, a digital mental health startup, in creating significant impact in the mental health sector. Using both qualitative and quantitative approaches, this research delves into how Flashbox integrates cutting-edge technologies such as artificial intelligence and big data analytics to provide personalized and responsive services. The findings reveal that Flashbox has successfully implemented a sustainable business model through a user-centric approach, continuous service innovation, and effective marketing strategies. Additionally, this study also explores the challenges and opportunities faced by Flashbox in terms of scaling and regulation. These findings offer important insights for practitioners and policymakers in understanding the potential and dynamics of digital mental health startups in delivering better mental health services.
Highly Innovative Mental Health Digital Business Flashbox Handoko, Mahardika Maulana Al Mahdi; Rabbani, Muhammad Fathi
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i2.8305

Abstract

In the realm of digital mental health, Flashbox has emerged as an innovative startup, revolutionizing the way mental health services are accessed and delivered. This abstract delves into the novel business strategies and technological advancements that Flashbox has implemented to address the growing demand for mental health services in the digital age. Emphasizing user-centric approaches, Flashbox integrates cutting-edge technology such as AI, machine learning, and user-friendly digital platforms to enhance the accessibility and effectiveness of mental health care. The startup uniquely navigates the challenges of stigma, accessibility, and affordability in mental health, offering a range of services from online counseling to mental health self-assessment tools. Flashbox's contribution to digital mental health underscores the importance of technology-driven solutions in improving mental health outcomes and offers a model for other startups in this sector. This study highlights Flashbox's role in transforming the landscape of mental health services, marking a significant step towards more inclusive, efficient, and accessible mental health care solutions.
Implementasi Self-Journey Art Therapy untuk Mengurangi Stres pada Karyawan di PT. Bhakti Unggul Teknovasi Rabbani, Muhammad Fathi; Putra, Seno Adi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3836

Abstract

Kesehatan mental karyawan merupakan aspek penting yang mempengaruhi produktivitas dan kenyamanan dalam bekerja. Observasi internal di PT Bhakti Unggul Teknovasi menunjukkan adanya tekanan psikologis yang cukup tinggi pada sebagian karyawan, sehingga diperlukan upaya pendampingan dalam memberikan ruang ekspresi secara emosional. Kegiatan ini bertujuan mengetahui dampak art therapy berbasis mask painting terhadap tingkat stres karyawan. Pendampingan dilaksanakan dalam satu sesi selama kurang lebih empat jam dan diikuti oleh 37 karyawan, dengan 24 orang mengisi kuesioner pre-test dan post-test secara lengkap. Tingkat stres diukur menggunakan skala 1–10 sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata tingkat stres awal peserta berada pada angka 61,6% dan menurun menjadi 44,5% setelah kegiatan, sehingga terdapat penurunan sekitar 17,1 poin persentase. Selain penurunan secara kuantitatif, peserta juga melaporkan manfaat subjektif berupa perasaan lebih tenang dan rileks, memiliki waktu untuk diri sendiri, serta mampu mengekspresikan emosi yang sebelumnya tertahan. Proses melukis, Forum Group Discussion, dan pendampingan psikolog turut berkontribusi pada terciptanya pengalaman yang aman dan bermakna bagi peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa art therapy berpotensi menjadi salah satu bentuk intervensi singkat yang efektif untuk mendukung kesehatan mental karyawan, meskipun intervensi yang baru dilakukan satu kali dan konteks yang terbatas pada satu perusahaan menjadi keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan program dan penelitian lanjutan.