Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Perjuangan Novel 49 Hari, Kisah Penantang Gelombang Suhandoko, Suhandoko; Ali Nuke Affandy; Hermoyo, R Panji
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4652

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai perjuangan dalam novel 49 Hari Kisah Penantang Gelombang karya Nuril Basri: pendekatan psikologi sastra. Peneliti menetapkan fokus penelitian: nilai-nilai perjuangan novel 49HKPG karya Nuril Basri. Data berupa kutipan (kalimat, dialog, atau wacana) yang menunjukkan nilai perjuangan (rela berkorban, saling menghargai, semangat pantang menyerah, dan kerja sama). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan catat dengan analisis deskiptif kualitatif. Hasil penelitian; 1) nilai perjuangan rela berkorban; sebagai seorang anak harus menahan rasa egonya dan membahagiakan orang tua termasuk menuruti kemauannya, demi kebaikan dan kesuksesan diri serta untuk kebahagian orang tua kedepannya; 2) nilai perjuangan saling menghargai; sebagai seorang anak seyogianya menghargai kedua orang tua; 3) nilai perjuangan semangat pantang menyerah; sebagai manusia yang diberi akal dan tenaga diharapkan selalu semangat bekerja (dan sekolah), inovatif, melawan rintangan, dan bangkit dari keterpurukan; 4) nilai perjuangan kerja sama; manusia harus menjalin kerja sama (hal baik) demi kebaikan dan keuntungan bersama.
Tersirat Dalam Tindak Tutur: Menguak Makna Direktif Dalam Konten Video Najwa Shihab Febriyanti, Adelia Putri; Hermoyo, R Panji
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6846

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji penggunaan tindak tutur ilokusi direktif dalam video yang dipublikasikan melalui akun media sosial Najwa Shihab sebagai bentuk komunikasi publik di era digital. Penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa bahasa dalam media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai alat tindakan sosial yang berperan dalam mengarahkan interaksi, membentuk wacana, dan mempengaruhi pemaknaan audiens terhadap isu-isu publik. Pendekatan pragmatik digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi direktif yang muncul dalam konteks wawancara dan diskusi publik. Bentuk-bentuk tindak tutur yang dikaji meliputi instruksi, permintaan, pertanyaan, dan ajakan, yang masing-masing memiliki fungsi komunikatif dalam mendorong respons mitra tutur. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan konteks situasional, tujuan komunikasi, serta relasi antarpartisipan tutur, sehingga makna tuturan tidak hanya dipahami secara linguistik, tetapi juga secara pragmatis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi direktif digunakan secara dominan sebagai strategi komunikasi dalam video-video Najwa Shihab. Tindak tutur tersebut berfungsi untuk mengarahkan jalannya interaksi, menggali informasi secara kritis dari narasumber, serta membangun keterlibatan audiens dalam diskursus publik. Penggunaan tindak tutur direktif, khususnya dalam bentuk pertanyaan dan permintaan, menunjukkan upaya penutur dalam menciptakan komunikasi yang dialogis dan partisipatif. Keefektifan tindak tutur ilokusi direktif dipengaruhi oleh konteks situasional, tujuan komunikasi, dan posisi partisipan tutur. Temuan ini menegaskan pentingnya peran tindak tutur ilokusi direktif dalam komunikasi publik berbasis media sosial serta memberikan kontribusi teoretis bagi kajian pragmatik dan implikasi praktis bagi pengembangan komunikasi jurnalistik yang kritis dan bertanggung jawab di era digital.