Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN KERIPIK BATANG PISANG IBU-IBU RUMAH TANGGA DESA BESMARAK MELALUI DIGITAL MARKETING Rezeki, Elvarice Tri; Andriani, Fatima Maria; Vianey, Yohanes Maria; Nahak, Bernadinus Lua; Betu, Lucyano Jenga; Dima, Enike The Yustin; Leki, Salomon
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2 Nomor 2 2023
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64795/jupadai.v2i2.115

Abstract

Dalam kehidupan modern saat ini, dunia bisnis akan mengalami perkembangan pesat, termasuk berbagai kegitan di bidang komersial ,kegiatan tersebut pada dasarnya untuk mencari keuntungan. Strategi pemasaran merupakan elemen terpenting dalam menentukan pangsa pasar. Pada umumnya banyak orang yang menyatakan bahwa konsep pemasaran sama dengan konsep penjualan atau promosi/periklanan. Padahal pada dasarnya penjuan dan promosi/periklanan hanyalah bagian kecil dari pemasaran. Digital marketing adalah proses pembelian , penjualan atau pertukaran produk, jasa dn informasi melalui jaringan computer, digital marketing merupakan bagian dari E-Business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis,pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan. Dengan memberikan sosialisasi tentang digital marketing yang merupakan kegiatan pmasaran atau promosi sebuah merek atau produk dengan menggunakan media digital atau internet dengan tujuan menarik konsumen atau calon konsumen secara cepat dan dapat meningkatkan pendapatan dan menjalin hubungan dengan target pasar atau audiens. Strategi pemasaran produk keripik batang pisang melalui digital marketing dapat memberri pengetahuan baru bagi Ibu-ibu Rumah Tangga khususnya para pelaku UMKM mengenai cara maupun tahapan untuk memperbanyak jaringan konsumen melalui pemanfaatan media sosial dalam memasarkan produk sehingga dapat meningkatkan keunggulan bersaing dalam dunia bisnis. Ada beberapa cara pemasaran yang baik dengan menggunakan media sosial karen dapat dilihat bahwa warga setemoat dan beberapa UMKM masih menjual produk dengan metode memasukkan produk ke kios. Media social untuk menginformasikan dan berkomunikasi dengan konsumen, dijelaskan lebih lanjut bahwa media sosial yang digunakan bisa melalui facebook, whatsapp, Instagram. Beberapa market place tersebut efektif digunakan dalam menginformasikan seluruh produk dan berinteaksi secara lansung dengan konsumen.
Pengembangan Instrumen Asesmen Sosial-Emosional Anak dengan Hambatan Pendengaran Vianey, Yohanes Maria; Ishartiwi, Ishartiwi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7539

Abstract

Anak dengan hambatan pendengaran sering mengalami kesulitan dalam mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi, yang berdampak pada kemampuan mereka berinteraksi sosial. Kondisi ini menunjukkan perlunya alat ukur khusus yang dapat menilai aspek sosial-emosional secara akurat sesuai karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi instrumen asesmen sosial-emosional yang valid dan reliabel bagi anak dengan hambatan pendengaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei dengan desain pengembangan instrumen, melibatkan guru sebagai penilai melalui pengisian angket berdasarkan perilaku peserta didik. Proses pengembangan mencakup penyusunan item berdasarkan teori sosial-emosional, validasi isi oleh ahli, dan uji reliabilitas menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa instrumen memiliki tingkat validitas dan reliabilitas tinggi pada empat komponen utama, yaitu pemahaman emosional, pengelolaan emosi, kesadaran sosial dan empati, serta keterampilan bersosialisasi. Pembahasan menekankan pentingnya pendekatan visual, pembelajaran berbasis simulasi, dan integrasi program pembelajaran sosial-emosional untuk memperkuat kemampuan regulasi emosi dan interaksi sosial anak. Kesimpulannya, instrumen yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat asesmen yang komprehensif dan efektif untuk mendukung identifikasi, intervensi, dan pengembangan sosial-emosional anak dengan hambatan pendengaran di lingkungan pendidikan khusus.