Isnaini, Nadya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penilaian Turn Over Interval (TOI) Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Isnaini, Nadya; Fitriani, Arifah Devi; Sudiro, Nuraini,; Anggraini, Indah
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1298

Abstract

Rumah sakit menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan berperan mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Upaya tersebut dapat dinilai dengan Turn Over Interval (TOI) sebagai Indikator untuk mengetahui tingkat pemanfaatan tempat tidur, mutu pelayanan, dan efisiensi pelayanan rawat inap suatu rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai Turn Over Interval (TOI) pelayanan rawat inap di rumah sakit berdasarkan standar Barber-Johnson. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan retrospektif menggunakan metode fenomenologi. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara semi terstruktur yang sudah termasuk dalam kategori Indepth Interview. Dalam penelitian ini terdapat 7 orang informan. Informan yang dipilih merupakan orang yang sangat mengetahui permasalahan yang akan diteliti mengenai rendahnya Nilai Turn Over Interval (TOI) yang menyebabkan tidak efesiennya pelayanan rawat inap di Rumah Sakit. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan input, proses dan output lama tempat tidur tidak terisi (TOI) pelayanan rawat inap di Rumah Sakit didapatkan rata-rata nilai indikator TOI yaitu diruang mawar 0,43-0,78 hari, ruang kenanga 0,73-0,90 hari dan ruang dahlia 0,90-1,26 hari. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah data yang di kumpulkan oleh petugas sensus harian rawat inap masih menggunakan media kertas sehingga sangat memungkinkan terjadinya ancaman pada akurasi dan ketelitian data dan dihitung berdasarkan standar Depkes RI, hal ini menjadi penyebab sulitnya untuk diinterpretasikan dibandingkan dengan Grafik Baber-Johnson. Rata-rata nilai TOI di ruang mawar, kenanga dan dahlia yaitu 0-1 hari.
PENGERITINGAN RAMBUT BERGANDA (DOUBLE PERMING) DALAM TATA RIAS: STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF BERBASIS STUDI PUSTAKA Isnaini, Nadya; Sahira, Jehan; Syahpitri, Mutiara; Rezki Fauzani, Asrah; Putri, Mutia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44934

Abstract

Hair perming is one of the techniques in cosmetology aimed at transforming the structure of hair into curls or waves to enhance aesthetic appearance. Along with the development of beauty trends, various innovations in perming techniques have emerged, one of which is double perming. This technique is carried out through two stages of hair rolling to produce curls that are more uniform, well-defined, and longer-lasting. This study aims to describe the concept, techniques, as well as the advantages and disadvantages of double perming in cosmetology. The method used is descriptive qualitative with a literature study approach, involving the review of various sources such as books, scientific journals, and related documents. The results of the study indicate that the double perming technique is effective in producing consistent wave patterns from the roots to the ends of the hair, resulting in a neater and more aesthetic appearance. This technique also facilitates further styling processes as the hair structure becomes more manageable. However, this technique has a higher level of complexity and has the potential to cause hair damage if not performed properly. Therefore, a good understanding of hair conditions, perming techniques, as well as the appropriate use of tools and materials is required.