Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia Dalam Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Sahputri, Anita; Linda, Herna; Surgia, Pramudya
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1590

Abstract

Penerapan SIMRS diyakini dapat memberikan berbagai manfaat bagi provider pelayanan kesehatan. Oleh karena itu sumber daya manusia perlu diberdayakan dan didukung dalam hal mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia yang dinilai dari keterampilan, pengetahuan dan pengalaman kerja dalam pemanfaatan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) di RS Cut Meutia Medika Nusantara Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan jenis survey analytic dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sumber daya manusia di RS Cut Meutia Medika Nusantara sebanyak 141 orang dan sampel sebanyak 59 responden menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh keterampilan kerja SDM (p=0,002), pengetahuan SDM (p=0,005) dan pengalaman kerja SDM (p=0,005) terhadap pemanfaatan SIMRS di RS Cut Meutia Medika Nusantara Kota Langsa.
Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan di Rumah Sakit Linda, Herna; Sahputri, Anita; Mahara, Junius
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1599

Abstract

Kinerja pegawai merupakan aspek yang penting dalam SDM di rumah sakit dan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan rumah sakit. Keberhasilan kinerja dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti di antaranya yaitu kemampuan dan keahlian, pengetahuan, gaya kepemimpinan, budaya organisasi, kepuasan kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) dan Budaya Organisasi terhadap kinerja karyawan di rumah sakit Cut Meutia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Teknik yang digunakan adalah simple random sampling dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada total 51 responden. Hasil penelitian setelah dilakukan uji chi square test menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara SIMRS terhadap Kinerja Karyawan di rumah sakit dengan hasil kuesioner yaitu p value =0,164 > (0,05) dan penelitian menunjukan terjadinya pengaruh antara Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan di rumah sakit Cut Meutia Langsa yang ditunjukan dari adanya hasil kuesioner Budaya Organisasi yang hasilnya p value = 0,000 < (0,05).
Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Kerja Perawat Pelaksanadi Ruang Rawat Inap RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur Tahun 2023 Sahputri, Anita; Fitriani, Arifah Devi; Nur’ani, Nur’ani
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.20345

Abstract

Motivasi dan pelaksanaan asuhan keperawatan menentukan kualitas pelayanan keperawatan yang berdampak terhadap kepuasan pasien dan keluarga terhadap pelayanan perawatan.Salah satunya dengan insentif sebagai sarana motivasi yang mendorong  pegawai untuk bekerja dengan kemampuan optimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur. Metode penelitian merupakan kuantitatif yang berjenis korelasi yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang ada di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur sebanyak 133 orang.Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 57 responden menggunakan teknik simple random sampling.Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang telah dikembangkan berdasarkan variabel penelitian. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan gaji dengan motivasi kerja perawat pelaksana dengan nilai p value 0,001, ada hubungan bonus dengan motivasi kerja perawat pelaksana dengan nilai p value 0,001 dan ada hubungan tunjangan dengan motivasi kerja perawat pelaksana dengan nilai p value 0,006.Kesimpulan dari hasil penelitian adalah ada hubungan gaji, bonus dan tunjangan dengan motivasi kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur.
Hambatan Determinan Penerapan Code Blue pada Rumah Sakit di Aceh Sahputri, Anita; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/55t50w63

Abstract

The code blue system aims to provide a rapid response to cardiac or respiratory arrest events. Implementation of this system is crucial to increase the chances of patient safety. However, in various hospitals, including in Aceh, the implementation of code blue faces several obstacles that can reduce its effectiveness. The purpose of this study is to analyze the obstacles to the implementation of code blue in hospitals in Aceh. The research design is an analytical correlation and a time-based design approach, namely cross-sectional. This study will be conducted from March to September 2025. The population in this study are nurses in hospitals with a sample of 50 people. The measurement tool used is a questionnaire about the obstacles to code blue and the implementation of code bule. The analysis will use univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The results of the study indicate that there is a relationship between facilities and infrastructure factors (p = 0.009), contribution and communication (p = 0.001), regularity of training and simulation (p = 0.000), and managerial aspects in code implementation (p = 0.000) with the implementation of code blue in hospitals in Aceh. It is concluded that each factor plays an important role in implementing good code blue implementation in hospitals.