Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Bencana Tsunami dan Stress Pascatrauma Pada Anak Mardhiah, Ainal; Zulhilmi, Zulhilmi
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 1 No. 1 (2022): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2022
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v1i1.17219

Abstract

Bencana tsunami memang telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat Aceh. Namun, masyarakat Aceh dan anak-anak Aceh secara umum tidak menunjukkan gejala-gelaja Post-Traumatic Stress Disorders/PTSD. Penulisan ini menggunakan metode literature review dengan identifikasi, evaluasi, serta interpretasi terhadap semua hasil penelitian terkait topik tertentu. Berdasarkan literature review didapatkan hasil bahwa masyarakat Aceh dan anak-anak Aceh secara umum tidak menunjukkan gejala-gelaja Post-Traumatic Stress Disorders/PTSD. Rendahnya PTSD diduga disebabkan oleh (a) Perjalanan panjang masyarakat Aceh dengan perang dan konflik membuat mereka mampu mengembangkan harapanpositif akan hikmah dibalik bencana tsunami; (b) Nilai dan keyakinan yang diinternalisasikan oleh para pemimpin Aceh mampu membuat proses akselerasi "menerima tsunami sebagai takdir Tuhan yang akan memberikan kebaikan dan kebahagiaan bagi masyarakat Aceh pasca bencana"; (c) Budaya keluarga besar dan budaya komunal pada masyarakat Aceh memberikan kontribusi positif bagi anak-anak Aceh untuk segera mendapatkan figur pelindung dan pengganti orang tua bagi anak-anak yang kehilangan orang tua; dan merasa tidak sendiri dalam menghadapi penderitaan pasca tsunami. Bantuan banyak pihak dan relawan terutama untuk memberikan proses pembelajaran kepada anak-anak Aceh pasca bencana telah mampu membuat anak-anak Aceh segera kembali pada normalitas tugas-tugas perkembangannya yaitu belajar dan bersekolah. Stres anak-anak Aceh pasca tsunami lebih disebabkan oleh kondisi lingkungan eksternal.
Implementasi Program kartu Prakerja di Kabupaten Mandailing Natal Nasution, Zakiah; Nasution, Abdullah Akhyar; Abubakar, Muhammad Bin; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Transparansi Publik (JTP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Transparansi Publik (JTP) - November 2023
Publisher : Program Magister Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtp.v3i2.15190

Abstract

Implementasi Program Kartu Prakerja Dalam Mengatasi Pengangguran Di Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam implementasi Program Kartu Prakerja dalam menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Mandailing Natal serta mendeskripsikan dampak Program Kartu Prakerja terhadap pengangguran di Kabupaten Mandailing Natal. Adapun masalah yang timbul yaitu implementasi dari program Prakerja ini tidak efektif menyelesaikan permasalahan pengangguran khususnya di Kabupaten Mandailing Natal. Dalam menjelaskan hasil penelitian disesuaikan dengan teori dari George Edward wilson yaitu Komunikasi, Sumber daya, Disposisi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan pertama komunikasi ialah kurangnya sosialisasi dan pendampingan kepada peserta program Kartu Prakerja di Kabupaten Mandailing Natal. Kedua Sumber daya, segi sumberdaya manusia yang ditugaskan untuk mengawal program Kartu Prakerja ini untuk mencapai tujuannya di Kabupaten Mandailing Natal belum memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai apa yang dibutuhkan program ini. Ketiga disposisi atau sikap pelaksana, kurangnya komitmen dari pelaksana program Kartu Prakerja di Kabupaten Mandailing Natal yaitu dinas ketenagakerjaan Kabupaten Mandailing Natal untuk menjalankan peran yang telah ditetapkan dalam Perpres Nomor 36 tahun 2020 tentang pengembangan kompetensi kerja melalui program Kartu Prakerja. Dampak Program Kartu Prakerja terhadap pengangguran di Kabupaten Mandailing Natal yaitu metode pelatihan yang kurang efektif untuk meningkatkan kompetensi kerja peserta program dan sertifikat pelatihan yang didapat dari program ini belum cukup membantu peserta program untuk diterima kerja pada saat melamar pekerjaan.
Implementasi Kebijakan Minapolitan di Kabupaten Aceh Timur Yulinar, Nanda; Akmal, M.; Zulkarnaen, Iskandar; Abubakar, Muhammad Bin; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Transparansi Publik (JTP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Transparansi Publik (JTP) - November 2023
Publisher : Program Magister Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtp.v3i2.15192

Abstract

Studi ini mengkaji pengembangan Kawasan Minapolitan Aceh Timur, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah menyusun 2 (dua) dokumen pendukung yaitu RZWP3K (Rencana Zonasi Wilayah Pengembangan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil) dan Master Plan Minapolitan Aceh Timur (Peraturan Bupati Aceh Timur Nomor 9 Tahun 2022). Kebijakan Minapolitan merupakan salah satu intervensi yang dilakukan Pemerintah dalam meningkatkan produktifitas kelautan dan perikanan melalui program Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif yaitu pendekatan yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah. Hasil penelitian menyampaikan bahwa kelembagaan kawasan minapolitan di dalam kolaborasi bahwa Dinas Perikanan dan Kelautan sebagai leading sektor, sebagai pendukung BPBAP dalam melaksanakan riset, sebagai anggota kolaborasi dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), serta dukungan masyarakat Desa Matang Rayeuk berada di lingkungan kawasan minapolitan belum berjalan dengan baik. Diantara 7 Kecamatan yang mempunyai tambak terintegrasi Hanya di kawasan Desa Matang Rayeuk yang sudah melakukan pengembangan klaster tambak udang vaname seharusnya sesuai dengan ketetapan yang berlaku kawasan minapolitan yang taerintegrasi tambak bias dikembangkan menjadi klaster tambak berkelanjutan namun anggaran belum memadai. Pemerintah harus lebih banyak mensosialisasikan tentang program klaster ini kepada masyarakat setempat agar masyarakat lebih yakin untuk memberikan surat tanah dan memenuhi kebutuhan lahan tambak untuk program klaster ini, dan bias memenuhi sarana dan prasaran yang dibutuhkan seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan tandon air.
Differences in Sleep Quality of Schizophrenia Patients Based on Gender at Madani Hospital Medan, North Sumatra Zulhilmi, Zulhilmi; Nuralita, Nanda Sari; Rizaldi, Aril; Asfur, Robitah
Buletin Farmatera Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bf.v9i2.16340

Abstract

Abstract: Schizophrenia is a severe mental disorder, this disorder is characterized by delusions, hallucinations, thought disorder, restlessness, strange or hostile behaviour, feeling (affect) dull or flat, interest away from social interactions, little emotional contact (quiet, difficult to talk to), passive, apathetic or indifferent, difficult to think abstractly and lose of motivation. Sleep disturbances have been assessed in various studies in patients with schizophrenia, using subjective (ie daily interviews, sleep diaries) and objective (ie, polysomnography and actigraphy) parameters. Compared with healthy controls, patients with schizophrenia exhibit longer sleep onset latency, decreased sleep efficiency, more nighttime awakenings, increased daytime dysfunction due to sleep deprivation, poorer overall sleep quality, and a higher proportion of sleep disturbances. Previous studies have suggested that poor sleep quality is associated with female gender in schizophrenic patients. This study aims to determine the difference in sleep quality of schizophrenia patients based on gender at Madani Hospital Medan, North Sumatra. This study is an analytical descriptive with a cross-sectional study approach, sampling method using a purposive sampling technique. The data of this study were obtained from primary data using questionnaire instruments and patient medical records. Data analysis using Chi-Square test. The results showed that the sleep quality of male research respondents with disturbed sleep quality was found in 18 people (51.4%), and undisturbed sleep quality was found in 17 people (48.6%). Of female research respondents, 22 people (62.9%) had disturbed sleep quality and 13 people (37.1%). The p-value was found to be 0.334 (p0.05), which means that there was no significant difference in the sleep quality of schizophrenic patients based on gender at Madani Hospital Medan, North Sumatra. There was no significant difference in the sleep quality of schizophrenic patients based on gender at Madani Hospital Medan, North Sumatra.
Pendampingan Melalui Sosialisasi Tentang Bahaya Perundungan atau Bullying Pada Anak di Desa Bangka Jaya Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara A. Rahman, Dahlan; Abubakar, Muhammad Bin; Zulhilmi, Zulhilmi; Abdullah, Taufik; Mulyadi, Mulyadi; Rizwan, Muhammad; Faisal, Naidi; Muchlis, Muchlis
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v2i1.17408

Abstract

Fenomena perundungan atau bullying memberikan sebuah fakta bahwa hal tersebut terjadi di kalangan orang dewasa, remaja dan anak. Karena berawal dari candaan menjadi hal yang serius dan berujung kepada hilangnya kepercayaan diri korban oleh pelaku perundungan atau bullying. Maka tidak mengherankan fenomena tersebut membuat hal yang dianggap lumrah namun membawa dampak yang besar bagi perkembangan mental korban perundungan. Hal ini yang sering membuat terjadinya ganguan mental dan traumatik sehingga perlu adanya penanganan yang lebih intens dilakukan oleh semua pihak termasuk peran dari orang tua. Jadi perundungan bukan hal yang biasa namun perlu adanya penanganan serius dari semua pihak sehingga tidak banyaknya korban dari anak-anak tersebut. Kegiatan Pkm ini dilaksanakan di desa Bangka Jaya terkait dengan sosialisasi terkait bahaya perundungan atau bullying pada anak. Maka pelaksanaan kegiatan PkM ini diharapkan mampu meningkatkan karakter anak-anak yang berbudi luhur dan memiliki rasa empati dan humanis. Sehingga perilaku perundungan atau bullying dapat dihindari yang paling penting dukungan dari semua pihak sehingga permasalahan ini bisa dihindari dan dimasa yang akan dating tidak ada lagi kasus perundungan atau bullying pada anak di desa Bangka Jaya Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara dan dapat menjadi percontohan sebagai wilayah yang bebas dari perilaku perundungan pada anak secara nasional.
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR GAMPONG KEUDE JRAT MANYANG KECAMATAN TANAH PASIR KABUPATEN ACEH UTARA Rahman, Bobby; Akmal, M.; Muzaffarsyah, Teuku; Zulhilmi, Zulhilmi; Hidayat, Bimby; Irfan, Irfan
Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Vol. 4 No. 1 (2023): Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE)
Publisher : Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M) UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/icomse.v4i1.8463

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur gampong di Gampong Keude Jrat Manyang. Manfaat kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas dan fungsinya melayani masyarakat juga untuk meningkatkan kualitas layanan yang dihasilkan oleh aparatur serta memberikan pemahaman akan pentingnya peningkatan kapasitas dalam menyahuti tuntutan pelayanan yang berkualitas oleh masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tiga tahapan, diantaranya observasi/survey awal lapangan, pelaksanaan kegiatan pelatihan dengan cara ceramah dan paparan langsung kepada peserta serta tahapan evaluasi hasil pelatihan dengan cara diskusi dan responsive. Hasil kegiatan menggambarkan bahwa sebelum pelatihan dilakukan kinerja aparatur Gampong kurang optimal dalam pelayanan bagi masyarakat. Setelah pelatihan terlaksana dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat memunculkan konsep efektifitas, efesiensi dan akuntabilitas dalam peningkatan aparatur Gampong di Keude Jrat Manyang. Dampak yang paling penting adalah meningkatkan potensi sumber daya manusia yang handal dalam menjalankan roda pemerintahan Gampong. Kesimpulannya Pelatihan peningkatan kapasitas aparatur gampong dapat membawa dampak yang sangat baik sehingga aparatur pemerintah gampong dalam memberikan pelayanan menjadi optimal. Kata kunci: Pelatihan, Kapasitas, Aparatur, gampong.
Pendampingan Anak Usia dini melalui Edukasi Pelestarian Lingkungan di Gampong Pulo Rungkom Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara Rahman, Dahlan A.; Zulhilmi, Zulhilmi; Abubakar, Muhammad Bin; Rizwan, M.; Mulyadi, Mulyadi; Abdullah, Taufik
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v3i1.20827

Abstract

The environment is very important for us humans because it has a great impact on life. The lack of knowledge about the environment has led to rampant damage and pollution, including deforation. This has an impact on natural disasters such as eruptions, landslides, floods and other disasters that have an impact on casualties. Therefore, assistance needs to be carried out in an effort to educate the community, starting from children at an early age. Of course, this aspect is carried out in providing knowledge to the community about the impact of environmental damage so that it must be anticipated early. Assistance in early childhood in providing learning about environmental management can have a very important impact in preventing disasters. Therefore, the community must have awareness in implementing environmental conservation patterns by not littering and also polluting the environment. So this community service is carried out to foster public awareness to love the environment and preserve it so that it makes the living environment clean and healthy and beneficial for the community in Pulo Rungkom. Of course, this activity is expected to be useful and a good response from the community in Polo Rungkom village, Dewantara District, North Aceh Regency and can become a pilot as an area whose environment is clean and sustainable nationally.
Pengembangan Keterampilan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Petani di Kabupaten Gayo Lues Rozalina, Rozalina; Indra, Siti Balqies; Zulhilmi, Zulhilmi; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Safrizal, Safrizal
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/gg6rjn80

Abstract

Pengembangan keterampilan pembuatan pupuk organik cair berbasis sumber daya lokal bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Gayo Lues. Ketergantungan petani pada pupuk kimia yang mahal dan berdampak negatif pada kesuburan tanah mendorong pentingnya alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk mengajarkan petani cara membuat pupuk organik cair menggunakan bahan-bahan lokal seperti limbah pertanian dan sampah organik yang ada di sekitar mereka. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah dalam kegiatan PKM ini yaitu dengan gabungan metode RRA (Rapid Rural Appraisal). Pada dasarnya, metode RRA merupakan proses belajar yang intensif untuk memahami kondisi perdesaan, dilakukan berulang-ulang, dan cepat. Untuk itu diperlukan cara kerja yang khas, seperti tim kerja kecil yang bersifat multidisiplin, menggunakan sejumlah metode, cara dan pemilihan teknis yang khusus, untuk meningkatkan pengertian atau pemahaman terhadap kondisi perdesaan. Cara kerja tersebut dipusatkan pada pemahaman pada tingkat komunitas local yang digabungkan dengan pengetahuan ilmiah. Sedangkan  PRA merupakan penyempurnaan dari RRA. Pelatihan praktis dan pendampingan intensif akan diberikan kepada petani agar mereka dapat memproduksi pupuk organik cair secara mandiri dan efisien. Diharapkan, program ini tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan petani tetapi juga mendukung keberlanjutan pertanian yang ramah lingkungan di Kabupaten Gayo Lues, serta menjadi model yang dapat diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Gayo Lues  
Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Sebagai Pestisida Hayati di Kabupaten Gayo Lues Rosmaiti, Rosmaiti; Mulyani, Cut; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/kw6sgq03

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan limbah ternak sapi untuk diolah menjadi pestisida hayati di Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan pestisida kimia oleh petani lokal yang berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan, sementara potensi limbah peternakan sapi yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui program ini, petani dilatih untuk mengolah kotoran dan urin sapi menjadi pestisida hayati yang efektif dalam mengendalikan berbagai hama tanaman. Serangkaian pelatihan diberikan meliputi teknik fermentasi, formulasi, dan aplikasi pestisida hayati pada tanaman. Selain pelatihan, pendampingan intensif juga dilakukan untuk memastikan petani dapat mempraktikkan keterampilan yang diperoleh. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan petani dalam mengolah limbah ternak. Sebanyak 85% peserta berhasil memproduksi pestisida hayati yang memenuhi standar kualitas. Penggunaan pestisida kimia menurun hingga 60% pada lahan pertanian peserta program, yang berdampak positif pada kesehatan lingkungan dan pengurangan biaya produksi. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok usaha bersama yang fokus pada produksi dan pemasaran pestisida hayati. Tiga kelompok tani telah berhasil mengembangkan merek lokal dan menjual produk pestisida hayati ke desa-desa tetangga, menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi anggotanya. Untuk menjamin keberlanjutan, tim pengabdian bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan setempat membentuk demplot percontohan dan menyusun modul pelatihan yang dapat digunakan untuk replikasi program. Pendampingan berkelanjutan dijadwalkan selama enam bulan pasca program untuk membantu petani mengatasi kendala yang muncul. Model pemanfaatan limbah ternak sapi ini diharapkan dapat diterapkan di daerah lain dengan karakteristik serupa, mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Peternak Kerbau Gayo dengan Pendekatan Inovasi Pakan Ternak dan Manajemen Kesehatan Hewan di Gayo Lues Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Hanisah, Hanisah; Adnan, Adnan; Zulhilmi, Zulhilmi; Syahputra, Masadjie
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a7c9m212

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan peternak kerbau Gayo di Kabupaten Gayo Lues melalui pendekatan inovasi pakan dan manajemen kesehatan ruminansia. Kerbau Gayo memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian lokal, namun tantangan utama yang dihadapi peternak adalah kurangnya pengetahuan terkait pengelolaan pakan yang berkualitas dan manajemen kesehatan ruminansia yang optimal. Program ini mencakup pelatihan dan penyuluhan mengenai teknik pembuatan pakan alternatif yang efisien dan berkualitas, serta pengelolaan kesehatan ruminansia dengan fokus pada pencegahan penyakit dan perawatan rutin. Metode yang digunakan adalah gabungan metode RRA (Rapid Rural Appraisal) dan PRA (Participatory Rural Appraisal) dengan pendekatan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan peternak dalam mengelola pakan dan kesehatan ternak, yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Program ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sektor peternakan di Gayo Lues serta menciptakan keberlanjutan yang bermanfaat bagi ekonomi masyarakat setempat.