Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Research Trends on Islamic Education Learning Intensity and Students’ Religiosity : Implications of Democracy in Education Naqiba, Muhammad Izzan; Taqiyyuddin, Yusuf Mukhtar
Multicultural Islamic Education Review Vol. 3 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mier.v3i2.12485

Abstract

This study aims to analyze research trends and knowledge mapping on Islamic Education, Learning Intensity, and Students’ Religiosity during 2000–2025, with a particular emphasis on their implications for democracy in education. Using a bibliometric approach with data sourced from Scopus, 115 journal articles were analyzed through Biblioshiny for R to identify annual scientific production, leading authors, influential journals, collaboration networks, and thematic developments. The findings reveal a significant increase in publications after 2019, with dominant contributions from social sciences and humanities, and highlight interconnected themes such as religiosity, spirituality, ethics, and global issues like digital transformation and moral crises. The novelty of this study lies in integrating bibliometric mapping with democratic values in education, showing that Islamic education not only strengthens students’ religiosity but also promotes civic values such as tolerance, justice, and inclusivity. These insights provide both theoretical and practical contributions for policymakers, educators, and curriculum developers in shaping effective Islamic education that is relevant to global challenges and supportive of democratic principles in education
Pengaruh Status Sertifikasi Terhadap Kemampuan TPACK Guru Pendidikan Tingkat SMA/SMK di Magetan Agama Islam Latifatul Inayati, Nurul; Naqiba, Muhammad Izzan; Khoeriah, Ibnaturrofi
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 8 No. 2 (2024): Vol 8 No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v8i2.9229

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi seorang guru. Sehingga untuk dapat mewujudkan hal tersebut, guru perlu memahami dan memiliki kemampuan tentang Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang merupakan pengembangan dari Pedagogical Content Knowledge (PCK). TPACK merupakan model pembelajaran pada abad 21 yang menuntut pendidik untuk dapat mengimplementasikan teknologi ke dalam suatu proses pembelajaran. TPACK terdiri dari tiga unsur pokok yaitu teknologi, pedagogi, dan content (materi ajar). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan antara status terhadap kemampuan TPACK guru PAI tingkat SMA/SMK di Kecamatan Magetan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian didukung dengan survey kepada guru. Metode analisis data dilakukan dengan cara pertama data reduction, display data/penyajian data, dan verification/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status guru pendidikan agama Islam bersertifikasi tingkat SMA/SMK di Magetan berpengaruh baik terharap penerapan TPACK dalam pembelajaran. Hal tersebut berdasarkan kepada survey dengan indicator kompetensi guru bersertifikasi, yang menunjukkan sembilan guru mendapatkan skor dalam kategori tinggi/menguasi enam kompetensi guru bersertifikasi yang berdasarkan Undang UndangRepublik Indonesia Nomer 14 tahun 2005 pasal 8 dan kompetensi TPACK, dimana guru mendapatkan jumlah skor antara 60 – 45 point yang berada dalam kategori ahli. Untuk membuktikan hasil survey yang telah diisi oleh guru, dilakukan komfirmasi hasil survey dengan melakukan wawancara dengan kepala sekolah 6 sekolah tingkat SMA.SMK di Magetan dan guru pendidikan agama Islam yang berstatus sertifikasi, observasi pelaksaan pembelajaran, dan menganalisis document adsministrasi pembelajaran.
PENGUATAN KESADARAN MULTIKULTURAL MELALUI STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS BERPIKIR PROFETIK Musa Asy’arie; Mahasri Shobahiya; Naqiba, Muhammad Izzan
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/sqft0t40

Abstract

Prophetic thinking from the perspectives of Kuntowijoyo and Musa Asy’arie needs to be re-examined to ensure its relevance in strengthening multicultural awareness through Islamic education strategies in the contemporary era. This study employs a qualitative method with a library research approach using descriptive-analytical analysis by examining various scholarly sources related to prophetic thinking and its application in Islamic education. The findings indicate that prophetic thinking which grounded in three core dimensions, namely humanization, liberation, and transcendence, as well as three fundamental principles : integrative, reflective, and transformational can serve as a moral and spiritual paradigm for developing inclusive and multicultural Islamic education. Educational strategies based on prophetic values can be internalized through curriculum design, teacher role modeling, and learning processes oriented toward the common good (maslahah) of the community. The formulation of an integrated framework between prophetic thinking and Islamic education thus represents an applicative strategy for fostering tolerant, just, and civilized multicultural awareness within a global society.
Epistemologi Al-Qur'an Dan Rekonstruksi Filsafat Pendidikan Islam Naqiba, Muhammad Izzan; Kusuma, Ria Nata; Karyono, Karyono; Nirwana, Andri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5806

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis bagaimana epistemologi Qur’ani melalui integrasi wahyu, akal, dan ilmu dapat merekonstruksi paradigma pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menganalisis sumber-sumber utama dan literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi Qur’ani membangun sistem pengetahuan yang bersifat integratif dan transformatif, di mana ilmu berfungsi tidak hanya sebagai sarana rasional, tetapi juga spiritual dan moral. Integrasi epistemologi Qur’ani dengan model al-Jabiri menghasilkan sintesis pendidikan Islam yang holistik yang menyatukan teks, rasionalitas, dan intuisi dalam proses pembentukan manusia berilmu dan berakhlak. Novelty penelitian ini terletak pada tawaran paradigma pendidikan Islam yang kontekstual dan humanistik, yang menjawab tantangan era kontemporer melalui penguatan hubungan antara ilmu, iman, dan kemanusiaan.