Sri Ulina Br Sembiring
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Deskriptif tentang Pemahaman, Kendala, dan Kebutuhan Guru dalam Penerapan Strategi Pembelajaran Bahasa Yolani Erawati; Sri Ulina Br Sembiring; Yolani Erawati; Sri Ulina Br Sembiring; Tri Lande
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i12.2025.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman guru Bahasa Indonesia terhadap strategi pembelajaran serta mengidentifikasi kendala dan kebutuhan guru dalam penerapannya di sekolah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur dan survei. Data dikumpulkan melalui angket daring yang diisi oleh 31 guru Bahasa Indonesia di wilayah Sumatra. Instrumen penelitian mencakup 25 pernyataan skala Likert dan 4 pertanyaan terbuka yang mencakup tiga aspek, yaitu (1) pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran, (2) kendala yang dihadapi dalam implementasinya, dan (3) kebutuhan guru dalam penerapan strategi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran bahasa tergolong tinggi, dengan tingkat persetujuan mencapai 96,8%. Sebagian besar guru memahami dan menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi, berbasis teks, saintifik, serta mampu menyesuaikan pendekatan dengan karakteristik siswa. Strategi yang paling sering digunakan meliputi PBL, PjBL, pembelajaran kooperatif, diskusi kelompok, dan pendekatan kontekstual. Namun demikian, guru masih menghadapi berbagai kendala dalam penerapannya, seperti keterbatasan sumber belajar dan waktu, heterogenitas kemampuan siswa, rendahnya motivasi dan kepercayaan diri siswa, serta kurangnya kemandirian belajar. Kebutuhan utama guru untuk meningkatkan efektivitas strategi pembelajaran mencakup pelatihan dan workshop (48,4%), penguatan keterampilan kreatif dan reflektif, serta dukungan kolaboratif melalui komunitas profesi guru. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan yang disesuaikan dengan konteks lokal, penyediaan sumber belajar yang relevan, dan penguatan komunitas belajar guru agar strategi pembelajaran dapat diterapkan lebih efektif dan adaptif di sekolah. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan geografis yang hanya mencakup wilayah Sumatra, sehingga hasilnya belum sepenuhnya merepresentasikan kondisi guru Bahasa Indonesia di wilayah lain di Indonesia.