Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVITALIZATION OF PANCASILA VALUES AND TRANSFORMATIONAL NATIONALISM OF HMI CADRES: CONTRIBUTIONS IN ADDRESSING MULTIDIMENSIONAL CRISES Mustofa, Ainul; Madani, Muhammad Taha
RIO LAW JURNAL Vol 6, No 2 (2025): Rio Law Jurnal
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/rlj.v6i2.1878

Abstract

ABSTRAKFenomena krisis multidimensional yang melanda bangsa Indonesia, mulai dari aspek politik, ekonomi, sosial, budaya hingga ekologi, menuntut adanya revitalisasi nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam mempertahankan identitas nasional. Penelitian ini berupaya menganalisis revitalisasi nilai Pancasila dan nasionalisme transformasional kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai kontribusi strategis dalam menjawab tantangan global. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi literatur, dan dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader HMI memiliki peran signifikan dalam membumikan nilai Pancasila dengan mengintegrasikan prinsip keislaman dan keindonesiaan, sehingga melahirkan model nasionalisme transformasional yang adaptif terhadap perubahan global. Revitalisasi nilai tersebut diwujudkan melalui kaderisasi intelektual, penguatan narasi kebangsaan, serta aksi sosial yang berorientasi pada keumatan dan kebangsaan. Dengan demikian, kader HMI berpotensi menjadi agen transformasi yang menjaga kesinambungan ideologi bangsa sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi krisis multidimensional yang dihadapi Indonesia.Kata Kunci: Pancasila, nasionalisme transformasional, kader HMI, krisis multidimensional, revitalisasi
Dialektika Adat Dan Islam Pada Pamali: Analisis Wacana Tokoh Masyarakat Banjar Dan Ushul Fiqih Madani, Muhammad Taha; rahmi, Diana
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i1.1599

Abstract

Pamali merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang hidup dan mengakar dalam masyarakat Banjar sebagai mekanisme pengendalian sosial, pendidikan moral, dan perlindungan sosial yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, dalam praktiknya pamali sering kali dipahami secara tekstual dan mistis sehingga berpotensi bertentangan dengan prinsip tauhid dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dialektika antara adat dan Islam dalam praktik pamali masyarakat Banjar melalui analisis wacana tokoh masyarakat serta pendekatan ushul fiqih. Penelitian ini menggunakan metode empiris kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tokoh masyarakat Desa Galam Rabah Kabupaten Banjar, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan menggunakan konsep 'urf dan maslahah mursalah sebagai kerangka analisis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pamali tidak dipahami secara tunggal oleh tokoh masyarakat, melainkan mengalami proses reinterpretasi dari makna mistis menuju makna rasional, etis, dan edukatif. Pamali yang mengandung nilai kemaslahatan sosial dan tidak bertentangan dengan prinsip tauhid dapat diterima sebagai 'urf shahih dan bagian dari maslahah mursalah, sementara pamali yang mengandung keyakinan terhadap kekuatan selain Allah dikategorikan sebagai 'urf fasid dan perlu ditinggalkan. Penelitian ini menegaskan bahwa dialektika adat dan Islam dalam pamali Banjar bersifat adaptif dan selektif, di mana adat direkonstruksi agar selaras dengan tujuan syariat (maqasid al-syariah).