Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Teknik Sipil

Analisis Persepsi Perusahaan Architecture, Engineering, Construction (AEC) terhadap Adopsi Building Information Modeling (BIM) Heni Fitriani; Andi Budiarto; Aditya Rachmadi; Ahmad Muhtarom
Media Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v19i1.14281

Abstract

Salah satu solusi dalam mengatasi efisiensi biaya dan waktu adalah penggunaan Building Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan produktivitas di perusahaan konstruksi. Penggunaan BIM di proyek konstruksi telah memberikan manfaat besar dalam meningkatkan produktivitas proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penggunaan BIM serta menganalisis hambatan penggunaan BIM pada perusahaan Architecture, Engineering and Construction (AEC) di Kota Palembang. 100 kuesioner telah didistribusikan ke perusahaan AEC menengah dan besar yang terdaftar di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) di Kota Palembang. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan, manfaat dan hambatan dalam penerapan BIM. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pengetahuan tentang Revit dan Archicad sebagai salah satu contoh software BIM dengan nilai rata-rata 4,08. Perusahaan AEC juga mengetahui tentang teknologi BIM dengan nilai rata-rata 3,76 dan responden mengetahui bahwa penggunaan BIM memiliki dampak yang positif bagi perkembangan dan kemajuan perusahaan. Sedangkan hambatan terbesar dalam penggunaan BIM antara lain adalah: 1) tingginya biaya software yang diperlukan oleh perusahaan, 2) kurangnya pengetahuan dalam menerapkan BIM, dan 3) kurangnya kesadaran atau motivasi dari pimpinan perusahaan.
Kajian Persepsi dan Hambatan Konsultan Perencana Dalam Mengadopsi Konsep Bangunan Ramah Lingkungan: - Heni Fitriani
Media Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v19i1.16463

Abstract

Bangunan adalah salah satu penyumbang terbesar untuk pemanasan global. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan lingkungan di bidang konstruksi adalah penerapan konsep bangunan ramah lingkungan. Paper ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dasar, pemahaman kriteria, serta hambatan dalam adopsi bangunan ramah lingkungan pada konsultan perencana di Sumatera Selatan. Kuesioner disebarkan secara online lewat Google Form dan mendatangi kantor konsultan perencana secara langsung. Penilaian kuesioner menggunakan Skala Likert. Hasil dari kuesioner diuji validitas dan reliabilitas data menggunakan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa 97,9% responden memahami konsep bangunan ramah lingkungan, akan tetapi hanya 21,1% yang mengetahui contoh bangunan ramah lingkungan yang sudah tersertifikasi oleh GREENSHIP. Hasil juga menunjukkan bahwa sebagian besar responden memahami manfaat bangunan ramah lingkungan untuk efisiensi energi dalam pengurangan konsumsi energi. Hambatan yang paling penting adalah kurangnya sosialisasi dan dukungan pemerintah, serta kurangnya pengalaman dalam merencanakan bangunan ramah lingkungan. Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan atau rekomendasi bagi pelaku industri jasa konstruksi dalam praktik green building sehingga dapat meningkatkan penerapan konsep green building yang lebih efektif dan efisien.