Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Peran UMKM dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Pelaku UMKM Berdasarkan Perspektif Ekonomi Islam di Pasar Nagari Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat Hidayati, Hidayati; Susanti, Septria; Anisah, Ariyun; Mulyana, Cahya Agung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi pelaku UMKM di Pasar Nagari Ujung Gading, serta meninjau penerapan nilai-nilai ekonomi Islam dalam aktivitas usaha para pelakunya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal Ujung Gading. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 30 para pedagang UMKM di Pasar Nagari Ujung Gading yang sudah aktif berjualan lebih dari lima tahun. kemudian pedagang tersebut adalah pedagang tetap atau berjualan setiap hari dan 1 pihak pengelola Pasar Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan pedagang UMKM di Pasar Nagari Ujung Gading memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Melalui usaha yang mereka jalankan, para pelaku UMKM mampu membiayai pendidikan anak, memenuhi kebutuhan gizi keluarga, serta membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Lebih dari sekadar aktivitas ekonomi, praktik usaha mereka juga merefleksikan nilai-nilai ekonomi Islam, seperti kejujuran dalam berdagang, kepedulian sosial melalui zakat dan sedekah, serta pengelolaan harta yang bertanggung jawab sebagai bentuk penerapan maqashid syariah. Keterbatasan akses permodalan, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, persaingan yang semakin ketat, serta kurangnya pelatihan dan pendampingan membuat banyak pelaku UMKM berjalan secara mandiri tanpa arah pengembangan jangka panjang.
ANALISIS PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH PADA PRODUK PEMBIAYAAN MURABAHAH (Studi Kasus Nasabah Pembiayaan Mikro Pada BPRS Haji Miskin Kc Payakumbuh) Murdani, Riski; Mulyana, Cahya Agung
COSMOS : Jurnal Ilmu Pendidikan, Ekonomi dan Teknologi Vol 1 No 4 (2024): Juni - Juli
Publisher : PUSDATIN Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cosmos.v1i4.151

Abstract

Knowledge of Islamic financial products and services, or Islamic financial literacy, can influence a person's attitude in making economic decisions that are in line with Islamic sharia. In Islamic finance, the following rules apply: faith in God, abstaining from usury and other haram practices, avoiding gharar (uncertainty), and maysir (gambling/speculation). The customer's disagreement with the bank during the execution of the contract was identified as a problem in the author's initial observation. The main objective of this study is to fill the knowledge gap in Islamic financial literacy experienced by microfinance customers by identifying their experience in carrying out the practice, the challenges they face, and the opportunities that exist. Although this research is qualitative descriptive, this research includes field research. Primary and secondary sources of information were used to compile the results of this study. Observation, interviews, and documentation are the main methods of data collection in this study. Several microfinance customers, including Mrs. Mulyani, Mr. Nas, and Mrs. Lina, and Mrs. Dini Eka Putri, SE, the person in charge of BPRS Haji Miskin KC Payakumbuh branch, were interviewed. The understanding of financing clients is based on the findings of this study, micro increases in following Islamic financial literacy, increasing customer insights, customers can distinguish Islamic finance from conventional finance. The obstacles and risks faced by microfinance customers of BPRS Haji Miksin KC Payakumbuh in Islamic financial literacy are that most microfinance customers cannot take part in the Islamic finance education program because the distance to the customer's home and the location of the Islamic finance education is so far, because the program is only carried out at the head office.
Analisis Dampak Destinasi Wisata Pantai Sasak Pohon Seribu dalam Peningkatan Kesejahteraan Pedagang Menurut Perspektif Islam : (Studi Kasus: Destinasi Wisata Pantai Sasak Pohon Seribu, Jorong Pondok Nagari Ranah Pasisie) Wardaniah, Wardaniah; Mulyana, Cahya Agung; Anisah, Ariyun; Susanti, Septria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3914

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang terjadi sebelum dibukanya destinasi wisata pantai sasak pohon seribu rendahnya ekonomi masyarakat dijorong pondok yang bekerja sebagai nelayan karena keterbatasan kesempatan kerja yang tersedia sehingga hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan yang bergantung pada musim dan cuaca serta harga ikan yang berubah berubah yang disebabkan adanya ikan yang masuk dari daerah lain yang membuat harga ikan lokal turun sehingga masyarakat sedikit kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup, kurang optimal pemerintah atas membangun dan mengembangkann destinasi wisata pantai sasak pohon seribu karena kurangnya dorongan dari masyarakat, serta masyarakat yang bekerja didestinasi wisata yang bershifat musimann.. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak destinasi wisata Pantai Sasak Pohon Seribu dalam peningkatan kesejahteraan pedagang. Penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field Resarch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan destinasi pantai sasak pohon seribu sebagai daerah tujuan wisata memberikan dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan pedagang. Dampak yang ditimbulkan yaitu terciptanya peluang usaha sehingga mendorong aktifitas berwirausaha yang dapat meningkatkan pendapatan pedagang, terwujudnya kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang semakin mudah dijangkau, tercukupinya kebutuhan pokok, memperoleh tambahan hari kerja dan jam kerja serta dapat mewujudkan tempat tinggal layak. Kesejahteraan yang dicapai pedagang didestinasi wisata pantai sasak pohon seribu sudah sesuai dengan kesejahteraan dalam perspektif Islam dengan terpeliharanya tujuan syara’ untuk perlindungan agama, jiwa, akal, harta dan keturunan.
Strategi Pemerintah dalam Pembangunan Manusia untuk Meningkatkan Perekonomian di Kabupaten Aceh Besar SL, Hayatun Nufus; Susanti, Septria; Anisah, Ariyun; Mulyana, Cahya Agung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36695

Abstract

Penelitian ini menelaah kebijakan dan strategi yang diimplementasikan pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam upaya memperkuat pembangunan manusia guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kajian ini menyoroti aspek Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai pilar utama pembangunan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen resmi. Temuan utama menunjukkan bahwa pemerintah telah mengadopsi sejumlah kebijakan seperti pemberian beasiswa, penguatan layanan Kesehatan dasar, serta pelatihan keterampilan kerja. Namun, pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, ketimpangan wilayah, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Analisis SWOT mengungkapkan bahwa Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi SDM yang besar dan dukungan kebijakan yang kuat, tetapi masih dibayangi oleh kemiskinan structural dan akses layanan yang belum merata. Rekomendasi penelitian ini meliputi pengembangan SDM berbasis potensi lokal, pemerataan akses Pendidikan dan Kesehatan, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan penerapan strategi yang adaptif, pembangunan manusia di Aceh Besar diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Strategi Pengembangan Komponen Pariwisata Guna Meningkatkan Minat Berkunjung Wisatawan Di Destinasi Wisata Taman Panorama Ngarai Sianok Dan Lobang Jepang Kota Bukittinggi Sukandar, Ardevi; Elmizan, Gina Havieza; Mulyana, Cahya Agung; Deswita, Santi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7364

Abstract

memiliki potensi besar dari aspek keindahan alam dan nilai sejarah. Namun, berdasarkan data jumlah kunjungan wisatawan tahun 2020–2024, terjadi fluktuasi dan penurunan kunjungan, khususnya pada tahun 2023 dan 2024. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata belum optimal, terutama dalam penerapan komponen pariwisata 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi pengembangan destinasi wisata guna meningkatkan minat berkunjung wisatawan dengan menggunakan pendekatan 4A dan analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods), yaitu menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam satu penelitian. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan kondisi aktual komponen pariwisata yang meliputi daya tarik (attraction), aksesibilitas (accessibility), amenitas (amenities), dan pelayanan tambahan (ancillary services). Sementara itu, pendekatan kuantitatif digunakan untuk mendukung analisis dalam oerumusan strategi pengembangan melalui pembobotan dan penilaian faktor internal dan eksternal dalam analisis SWOT. Sumber data, primer dan sekunder. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal destinasi sebagai dasar perumusan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Panorama Ngarai Sianok dan Lobang Jepang memiliki kekuatan dan peluang yang lebih dominan dibandingkan kelemahan dan ancaman. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi Strengths–Opportunities (SO) merupakan strategi yang paling dominan dan direkomendasikan, yaitu dengan memanfaatkan kekuatan daya tarik alam dan sejarah untuk menangkap peluang peningkatan minat wisata alam dan wisata sejarah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi pengembangan berbasis komponen 4A secara terintegrasi, inovatif, dan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kualitas.
Analisis Bauran Pemasaran Usaha Makanan Tradisional Studi Kasus Usaha Rengginang Ibu Sisu di Sidodadi Kecamatan Kinali Rohima, Lusia; Mulyana, Cahya Agung
ARZUSIN Vol 6 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i3.9738

Abstract

Marketing mix analysis in traditional food businesses has become a focus in various previous studies, but research that specifically discusses the implementation of marketing strategies in MSME-scale rengginang businesses in Sidodadi, Kinali Subdistrict, remains limited. This study aims to analyze the implementation of the marketing mix and its role in the sustainability and development of Mrs. Sisu’s rengginang business in Sidodadi, Kinali Subdistrict. This study employed a qualitative approach with a case study design. The main informant of the study was the business owner, selected through the purposive sampling technique. Data were collected through interviews, observations, and documentation and were then analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results show that the implementation of the marketing mix, which includes product, price, place, and promotion, has not been carried out optimally, particularly in the aspects of promotion and the use of digital technology. The rengginang product has good quality and continues to maintain its traditional taste, but pricing and distribution strategies are still limited to the local market. The promotion aspect is the main weakness because digital media have not been utilized optimally. These findings contribute to the development of marketing studies, particularly the concept of the marketing mix in the context of traditional food MSMEs, and broaden understanding of small business adaptation strategies amid market changes. The conclusion of the study emphasizes the importance of optimizing the marketing mix to improve business competitiveness. The practical implication is that MSME actors need to improve digital-based promotional innovation, while the government can strengthen support for the development of traditional food businesses through marketing assistance and expanded market access.
Analisis Pendapatan Masyarakat dari Adanya Destinasi Wisata Air Terjun Lubuak Bulan (Studi Kasus Air Terjun Lubuak Bulan Kecamatan Mungka Kabupaten 50 Kota) Firdaus, M. Handiko; Mulyana, Cahya Agung
ARZUSIN Vol 6 No 4 (2026): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i4.10135

Abstract

Tourism sector development has received attention in various studies because it is considered capable of promoting the economic growth of local communities. However, research specifically examining changes in community income before and after the management of the Lubuak Bulan Waterfall Tourism Destination in Nagari Simpang Kapuak, Mungka Subdistrict, Lima Puluh Kota Regency remains limited. This study aims to analyze community income from the existence of the Lubuak Bulan Waterfall Tourism Destination. This study used a qualitative approach with a case study design, involving nine informants selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, documentation, and literature study, and were then analyzed using interactive analysis techniques through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the existence of the Lubuak Bulan Waterfall Tourism Destination had an impact on increasing community income through the development of food and beverage businesses, stalls, vehicle parking services, and tour guide services. In addition, the increase in community income was strongly influenced by the number of tourist visits and had not been experienced evenly by all communities around the tourist area. The conclusion of this study affirms that community involvement in tourism management is an important factor in creating a more equitable and sustainable improvement in economic welfare. These findings contribute to the development of studies on community-based tourism and the multiplier effect in the context of local community economies, while also providing practical implications for local governments and tourism managers in formulating more inclusive and sustainable tourism policies.