Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Micro Enterprises Management Based On Islamic Paradigm Syafrida Hani; Azuar Juliandi; Irfan Irfan; , Elizar Sinambela
International Journal Reglement & Society (IJRS) Vol 3, No 3 (2022): September-December
Publisher : International Journal Reglement & Society (IJRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55357/ijrs.v3i3.288

Abstract

This study aims to describe how micro business management is based on the Islamic paradigm. This is related to the Micro Business Strategy to Obtain Allah's Pleasure. The results of the study are expected to contribute to minimizing the problems faced, including limited human resources, capital, low ability to manage finances, lack of innovation and mastery of information technology. the main goal in developing the Islamic economy and in accordance with the objectives of the Islamic maqashid. Likewise with business management in Islam which aims to manage natural resources and all of their contents so that they can be utilized and benefit others, managed and processed properly and not contrary to Islamic law. Business management in Islam should be based on 1) the principle of monotheism and organizational commitment; 2) principles of organizational science and learning; 3) moral principles and personality of members of the organization; 4) principles of worship and work practices; 5) the principle of mardhatillah and performance
Penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Upaya Untuk Mensejahterakan Masyarakat Tanpa Kemiskinan di Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat Sri Endang Rahayu; Prawidya Hariani RS; Elizar Sinambela
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 3, No 1 (2022): SEMNAS MULTIDISIPLIN ILMU
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara deskriptif bagaimana tingkat kemiskinan dan menganalisis bagaimana penerapan SDGs dalam upaya untuk menyejahterakan masyarakat tanpa kemiskinan di Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi yang merupakan data skunder yang diambil dari Badan Pusat Statstik (BPS) kabupaten Langkat dan dengan menyebarkan kuesioner yang merupakan data primer kepada 40 responden dengan pengambilan sampel menggunakan metode Probability Sampling. Tehnik analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif. Sebelum adanya pandemi Covid-19 tingkat kemiskinan di Kabupaten Langkat mengalami kenaikan dibandingkan setelah adanya pandemi Covid-19. Dengan adanya pandemi Covid-19 menyebabkan semakin meningkatnya jumlah pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan serta diikuti oleh berbagai kebijakan pemerintah dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang telah berdampak buruk pada kegiatan ekonomi masyarakat. Program Bantuan langsung Tunai (BLT) - Dana Desa dianggap mampu membantu pemerintah dalam penanganan kemiskinan penduduk, dan juga membantu perekonomian rumah tangga miskin penerima bantuan karena dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan rumah tangga akan tetapi program BLT - Dana Desa tidak dapat memenuhi kebutuhan menabung bagi rumah tangga miskin karena seluruh pendapatan perbulan digunakan seluruhnya untuk kehidupan sehari-hari. Dalam hal penyaluran, program BLT - Dana Desa juga dinilai sangat baik. Kata Kunci: Dana Desa; Kemiskinan; Program BLT; SDGs
Implementasi Akad Syirkah Dalam Ekonomi Islam (Studi Kasus Usaha Peternakan Ayam Boiler Pola kemitraan Di Kecamatan Silinda) Elizar Sinambela; Rafika Chudriana putri; Basmaida Waty Tambusay; Muhammad Yusuf; Isnaini Harahap
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v23i1.15177

Abstract

Currently, many business activities are carried out by way of cooperation. One of the forms of cooperation in Islam is called the Syirkah Akad, which is a cooperation agreement by combining the resources owned for the achievement of common goals. This research was conducted with the aim of knowing the implementation of the Syirkah Contract in society, especially in the case of the Partnership Pattern Boiler Chicken Farming Business in Silinda District. The method used is field research with an Islamic law research approach. The results obtained from this study are that the Partnership Pattern Boiler Chicken Farming in the Silinda sub-district is a collaborative activity using the Syirkah Inan Contract. Where both parties agree to cooperate in terms of work (charity) and capital (mall). In its implementation, Inan's syirkah contract was carried out in accordance with the pillars of the Syirkah contract, namely the existence of consent and qabul, the subject of the agreement and the object of the contract which includes capital, work, profits and losses. In the perspective of Islamic microeconomics, the implementation of the Syirkah Contract that occurred in this case, has been able to explain how demand by consumers (PT. Karya Energi Mandiri) and offers made by producers (breeders), as well as the behavior of consumers and producers who are bound by the syirkah so as to be able to make an economic decision regarding pricing, costs and markets based on sharia provisions.
PENGEMBANGAN USAHA MELALUI PENDAMPINGAN BISNIS MODEL CANVAS BAGI KELOMPOK USAHA AISYIYAH PWA SUMATERA UTARA Lubis, Henny Zurika; Hani, Syafrida; Sinambela, Elizar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.49448

Abstract

Kelompok usaha Aisyiyah merupakan bagian dari majelis ekonomi dan ketenagakerjaan dengan prioritas program membangun kekuatan ekonomi keluarga, sebagai pendukung gerakan ekonomi dalam menggeliatkan usaha kreatif dilingkungan Aisyiyah dengan mengembangkan beragam jenis usaha yang dimiliki, oleh karena itu dalam hal mengembangkan usahanya mitra masih mengalami beberapa kendala serta permasalahan yang dihadapi seperti masih kurangnya memanfaatkan pemasaran secara digital, minimnya pengolahan produk, serta pengelolaan manajemen usaha yang masih rendah. Maka untuk itu perlu dilakukan pendampingan dalam pengembangan usaha bagi mitra khususnya kelompok usaha aisyiyah melalui bisnis model canvas yang dikenal dengan BMC Models. Tujuan dari Program pengabdian kemitraan pengembangan muhammadiyah (PKPM) adalah untuk meningkatkan kemampuan  dan pengetahuan dalam mengelola bisnis secara efektif sehingga mampu berdaya saing. Kegiatan ini menggunakan teknik pelatihan dan pendampingan bisnis model canvas. Pada pelaksanaan pendampingan para peserta menanggapi kegiatan ini dengan respon yang baik, terlihat ketika pelaksanaan pelatihan penyusunan BMC para peserta aktif serta antusias yang tinggi untuk belajar dalam mengisi setiap blok yang ada didalam canvas yang sesuai dengan bisnis yang mereka jalankan selanjutnya para peserta mampu melakukan presentasi bisnis dari masing-masing kelompok dengan baik sehingga mereka mendapat pengetahuan, pengalaman serta pembelajaran dalam mengembangkan bisnis kedepannya.
Pertumbuhan Penduduk dan Kualitas Manusia dalam Meningkatkan Ekonomi Syariah di Indonesia (Literatur Review) Sinambela, Elizar; Harahap, Isnaini; M. Nawawi, Zuhrinal
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v24i2.18186

Abstract

The development of Sharia Economics in Indonesia is currently accelerating. The government is mobilizing all available resources, including human resources. The development of sharia business activities is carried out by strengthening the capacity of sharia business actors. This research aims to determine the impact of population growth and human quality in improving the sharia economy in Indonesia. The research method used is a qualitative method using literature review analysis. The results of this research show that the growth of Indonesia's population, which is predominantly Muslim, has great potential in improving the sharia economy in Indonesia. To improve Sharia Economics, qualified people are needed with qualifications that have soft skills and hard skills. Education and skills are hard skills that must be possessed, while soft skills must be supported by 4 main characteristics, namely having the quality of faith, knowledge, quality of good deeds, and social quality, so that the goals of the sharia economy as a sustainable economy can be realized.
PENGEMBANGAN USAHA MELALUI PENDAMPINGAN BISNIS MODEL CANVAS BAGI KELOMPOK USAHA AISYIYAH PWA SUMATERA UTARA Lubis, Henny Zurika; Hani, Syafrida; Sinambela, Elizar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.49448

Abstract

Kelompok usaha Aisyiyah merupakan bagian dari majelis ekonomi dan ketenagakerjaan dengan prioritas program membangun kekuatan ekonomi keluarga, sebagai pendukung gerakan ekonomi dalam menggeliatkan usaha kreatif dilingkungan Aisyiyah dengan mengembangkan beragam jenis usaha yang dimiliki, oleh karena itu dalam hal mengembangkan usahanya mitra masih mengalami beberapa kendala serta permasalahan yang dihadapi seperti masih kurangnya memanfaatkan pemasaran secara digital, minimnya pengolahan produk, serta pengelolaan manajemen usaha yang masih rendah. Maka untuk itu perlu dilakukan pendampingan dalam pengembangan usaha bagi mitra khususnya kelompok usaha aisyiyah melalui bisnis model canvas yang dikenal dengan BMC Models. Tujuan dari Program pengabdian kemitraan pengembangan muhammadiyah (PKPM) adalah untuk meningkatkan kemampuan  dan pengetahuan dalam mengelola bisnis secara efektif sehingga mampu berdaya saing. Kegiatan ini menggunakan teknik pelatihan dan pendampingan bisnis model canvas. Pada pelaksanaan pendampingan para peserta menanggapi kegiatan ini dengan respon yang baik, terlihat ketika pelaksanaan pelatihan penyusunan BMC para peserta aktif serta antusias yang tinggi untuk belajar dalam mengisi setiap blok yang ada didalam canvas yang sesuai dengan bisnis yang mereka jalankan selanjutnya para peserta mampu melakukan presentasi bisnis dari masing-masing kelompok dengan baik sehingga mereka mendapat pengetahuan, pengalaman serta pembelajaran dalam mengembangkan bisnis kedepannya.