Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Radikalisme Dalam Perspektif Hukum Dan Agama: Analisis Undang undang No.1 Tahun 1965 Dan Tafsir Surah An-Nisa Ayat 171 Ahmad Rifin; Syamzaimar
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i4.2543

Abstract

Radikalisme agama merupakan ancaman serius terhadap stabilitas sosial dan harmoni keagamaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara hukum positif yang tertuang dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama dengan nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam Surah An-Nisa ayat 171. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan metode tafsir tematik (maudhu’i) dan teknik analisis isi terhadap teks hukum dan tafsir Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang No. 1 Tahun 1965 berfungsi sebagai instrumen hukum untuk mencegah penyimpangan pemahaman agama, meskipun menghadapi tantangan multitafsir dan kritik terhadap pembatasan kebebasan beragama. Sementara itu, Surah An-Nisa ayat 171 menegaskan larangan terhadap ekstremisme (ghuluw) dan menekankan prinsip moderasi beragama (wasathiyyah). Integrasi antara pendekatan hukum dan agama menjadi kunci penting dalam upaya deradikalisasi yang berkeadilan dan holistik. Penelitian ini menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk memperkuat kebijakan deradikalisasi yang berlandaskan hukum dan nilai-nilai Islam yang inklusif
Karakteristik Muslim, Munafiq, dan Kafir Dalam Persfektif Al-Qur’an Dan Hadist Ahmad Rifin; Elviani
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i2.689

Abstract

Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam yang tidak hanya mengatur aspek hukum dan ibadah, tetapi juga membentuk identitas moral dan kepribadian manusia. Dalam perspektif wahyu, manusia terdiri dari unsur jasmani dan ruhani yang keseimbangannya menentukan kualitas moral dan sikap keberagamaan. Berdasarkan kerangka tersebut, Al-Qur’an mengklasifikasikan manusia ke dalam tiga golongan utama, yaitu mukmin, munafiq, dan kafir, yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri dalam ranah keyakinan, ucapan, dan perbuatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik ketiga golongan tersebut berdasarkan perspektif Al-Qur’an dan hadis Nabi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir tematik (maudhu‘i) dan analisis teks terhadap ayat-ayat Al-Qur’an serta hadis-hadis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mukmin ditandai dengan kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, dan konsistensi antara iman dan amal; munafiq dicirikan oleh ketidaksesuaian antara keyakinan batin dan perilaku lahiriah; sedangkan kafir menunjukkan penolakan dalam keyakinan, ucapan, dan tindakan terhadap ajaran ilahi. Kajian ini menegaskan pentingnya pemahaman komprehensif terhadap ketiga kategori tersebut sebagai dasar pembentukan kepribadian Islami yang seimbang dan kontekstual.