Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Sistem Informasi Kepegawaian terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi di FISIP UPR Antonio Ramadhan; Gilland, Gilland; Fitriana Selvia
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) terhadap kualitas pelayanan administrasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei terhadap 110 responden yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan pengguna SIMPEG. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMPEG memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan administrasi, dengan nilai korelasi sebesar 0,699 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,488. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas sistem, yang ditunjukkan oleh kemudahan akses, keandalan data, dan kecepatan layanan, berkontribusi langsung terhadap peningkatan kepuasan pengguna. Meskipun demikian, dimensi responsiveness dan empathy masih perlu diperkuat agar digitalisasi pelayanan tidak hanya efisien secara teknis tetapi juga berorientasi pada pengguna. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital di perguruan tinggi bergantung pada integrasi antara kesiapan teknologi dan kompetensi sumber daya manusia. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan peningkatan sistem informasi kepegawaian yang mendukung tata kelola universitas yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perubahan digital.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN AI DAN LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA UPR Gilland, Gilland; Ramadhan, Antonio; Thareq, Subhan Ilham
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.7653

Abstract

This study aims to optimize the use of artificial intelligence (AI) and enhance the digital literacy of students at the University of Palangka Raya as part of broader efforts to strengthen learning effectiveness in an era of rapid technological transformation. As contemporary learning environments increasingly rely on intelligent technologies, students are required to adapt to digital tools that support analytical, ethical, and productive academic practices. To address this need, the study employs a quantitative approach through a survey administered to 93 students who have used AI-based applications such as ChatGPT, Copilot, and Perplexity in their academic activities. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 30. The findings reveal that the use of AI (? = 0.603; Sig. < 0.001) and digital literacy (? = 0.330; Sig. < 0.001) both have a positive and significant effect on learning effectiveness, contributing a combined influence of 71.7%. These results indicate that students with higher levels of digital literacy tend to utilize AI more responsibly, critically, and productively, which in turn enhances the quality of their learning processes. Based on these insights, it is recommended that universities expand AI-based digital literacy training programs and develop more structured technology-use policies to promote adaptive, innovative, and sustainable learning aligned with the demands of the digital era. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) serta meningkatkan literasi digital mahasiswa Universitas Palangka Raya sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas belajar di era transformasi digital yang semakin maju. Kondisi pembelajaran saat ini menuntut mahasiswa untuk mampu beradaptasi dengan berbagai teknologi cerdas, sehingga pemahaman dan keterampilan digital menjadi elemen penting dalam mendukung keberhasilan akademik. Untuk itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 93 mahasiswa yang telah memanfaatkan aplikasi berbasis AI, seperti ChatGPT, Copilot, dan Perplexity, dalam berbagai tugas dan aktivitas pembelajaran mereka. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner skala Likert lima poin, kemudian dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI (? = 0,603; Sig. < 0,001) serta literasi digital (? = 0,330; Sig. < 0,001) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas belajar, dengan total kontribusi sebesar 71,7%. Temuan ini memperlihatkan bahwa mahasiswa yang memiliki literasi digital lebih baik cenderung memanfaatkan AI secara lebih bijak, analitis, dan produktif, sehingga mampu meningkatkan kualitas proses belajar. Berdasarkan hasil tersebut, perguruan tinggi disarankan untuk memperkuat program pelatihan literasi digital berbasis AI dan mereformulasi kebijakan pemanfaatan teknologi agar pembelajaran menjadi lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan sesuai tuntutan era digital.