Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Terapi Okupasi Berbasis Berkebun dalam Menurunkan Gejala Halusinasi Pendengaran pada Penderita Skizofrenia: Studi Kasus di Aceh Fahmi Adha, Mohd. Rizal; Qarimah, Siti Nurafifah; Fitria, Fitria; Kartikasari Nst, Komala; Fonna, Rhiesqi Chintia
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i2.1068

Abstract

Halusinasi merupakan salah satu manifestasi klinis dari gangguan jiwa yang ditandai dengan gangguan persepsi sensorik, seperti mendengar suara-suara yang tidak nyata atau tidak sesuai dengan rangsangan eksternal. Intervensi nonfarmakologis menjadi salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi gejala tersebut, salah satunya adalah melalui terapi okupasi dengan aktivitas berkebun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan melalui terapi okupasi berkebun dalam menurunkan tanda dan gejala halusinasi pendengaran. Studi ini dilaksanakan di wilayah Aceh selama lima hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi berkebun memberikan dampak positif terhadap penurunan intensitas dan frekuensi halusinasi pendengaran. Hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol serta mengelola halusinasi setelah menjalani terapi. Pada subjek I, skor tanda dan gejala halusinasi yang awalnya sebesar 88 persen mengalami penurunan sebesar 33 persen setelah intervensi dilakukan. Sementara itu, pada subjek II, dengan skor awal yang sama, terjadi penurunan sebesar 44 persen setelah mengikuti terapi berkebun. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi okupasi berkebun dapat digunakan sebagai salah satu metode nonfarmakologis yang efektif dalam penanganan halusinasi pendengaran pada pasien dengan gangguan jiwa
Peran Teman Sebaya dalam Pengambilan Keputusan Berpacaran pada Remaja Fonna, Rhiesqi Chintia
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (in Press)
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66952/jippsi.v3i2.246

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara teman sebaya dengan keputusan berpacaran pada remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa SMAN di Banda Aceh yang berpacaran dengan jumlah populasi 260 dan sampel berjumlah 70 orang siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment terlihat bahwasannya ada hubungan positif antara teman sebaya dengan keputusan berpacaran. Temuan ini diambil berdasarkan pada coefficient correlation (????x????) = 0,458 dengan taraf signifikansi p = 0,000 < 0,05. Selanjutnya, koefisien determinasi (r²) hubungan antara variabel independen dan variabel dependen adalah r² = 0,210. Hal ini memperlihatkan bahwasannya teman sebaya memiliki kontribusi terhadap keputusan berpacaran sebesar 21,0%. Hasil uji mean dapat disimpulkan bahwa tergolong sedang dengan nilai mean hipotetik sebesar 57 dan mean empirik sebesar 53,71. Selanjutnya, keputusan berpacaran disimpulkan memperoleh hasil sedang dengan nilai hipotetik sebesar 66 dan empirik sebesar sebesar 66,01.