Chairurizki, Dinda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan tingkat pengetahuan siswa tentang pola makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian kelebihan berat badan pada siswa kelas VIII di SMPN 271 Jakarta Chairurizki, Dinda; Dinaryanti, Ratna Sari; Rostarina, Nila
Journal of Bionursing Vol 7 No 2 (2025): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2025.7.2.12845

Abstract

Ketidakseimbangan antara energy yang masuk dengan pengeluaran energi yang berlangsung lama menyebabkan penumpukkan lemak yang dikenal sebagai obesitas atau kelebihan berat badan. Permasalahan gizi pada remaja sering terjadi disebabkan oleh banyak faktor di antaranya kurangnya pengetahuan tentang pola makan dan aktivitas fisik yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan siswa tentang pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian kelebihan berat badan pada siswa kelas VIII di SMPN 271 Jakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian yaitu korelasi. Sampel dalam penelitian sebanyak 166 siswa/siswi kelas VIII di SMPN 271 Jakarta. Teknik sampling yaitu probability sampling yaitu stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu alat ukur berat badan, tinggi badan, kuesioner tingkat pengetahuan pola makan dan Global Physical Activity Quesioner (GPAQ). Uji statistik dalam penelitian ini yaitu Chi Square didapatkan nilai p-value 0,004 (0,05) artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan pola makan dengan kejadian kelebihan berat badan. Dan di dapatkan nilai p-value 0,004 (0,05) artinya ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian kelebihan berat badan. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi ilmu keperawatan dapat dijadikan salah satu bahan pendidikan yang dapat diberikan pada siswa/siswi SMP untuk lebih memperhatikan mengenai status gizi, sehingga dapat mencegah kejadian kelebihan berat badan.
Dietary Knowledge and Physical Activity Level as Correlates of Excess Weight Categories Among Grade VIII Students: A Cross-Sectional Study at SMPN 271 Jakarta Chairurizki, Dinda; Dinaryanti, Ratna Sari; Rostarina, Nila; Ramadhan, Gaung Eka
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v5i1.2469

Abstract

Adolescent overweight is increasing in many low- and middle-income settings and is shaped by diet-related knowledge, daily activity patterns, and the school environment. Objective: This study aimed to examine the association between students’ dietary knowledge and physical activity level with excess weight categories among Grade VIII students at SMPN 271 Jakarta in 2024. Methodology: A quantitative cross-sectional analytic study was conducted among 183 Grade VIII students selected using stratified random sampling. Dietary knowledge was measured using a validated 11-item questionnaire (Cronbach’s alpha = 0.931) and categorized as good, moderate, or poor. Physical activity was assessed using the WHO Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) and categorized into low or moderate levels. Associations between dietary knowledge and excess weight categories, and between physical activity and excess weight categories, were tested using the chi-square test (p < 0.05). Findings: Almost half of students had good dietary knowledge (48.1%), while most reported low physical activity (89.1%). Dietary knowledge level was significantly associated with excess weight category (p = 0.004), and physical activity level was also significantly associated with excess weight category (p = 0.004). Implications: The findings support integrated school-based interventions that combine nutrition education with strategies to increase daily physical activity and reduce sedentary routines, including optimizing the school food environment and expanding opportunities for active breaks and extracurricular activities. Originality: This study provides context-specific evidence from an urban junior high school in Jakarta by assessing dietary knowledge and physical activity concurrently in relation to excess weight categories, offering practical insights for designing comprehensive school health programs targeting adolescents.