Manalu, Mentari Trinolina Heriani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPA dalam Kurikulum Merdeka Pasaribu, Tania Valentina; Manalu, Mentari Trinolina Heriani; Simanjuntak, Mariati Purnamasari
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan efektivitas media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA (IPA) dalam konteks Kurikulum Merdeka. Latar belakang penelitian ini berasal dari rendahnya minat dan aktivitas belajar mahasiswa akibat pembelajaran konvensional yang tidak memanfaatkan teknologi secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental tipe kelompok kontrol pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari siswa SD kelas IV dan siswa SMP pada tahap D yang terlibat dalam implementasi media pembelajaran digital interaktif seperti PowerPoint multimedia, Simulasi PhET, dan pembelajaran berbasis web menggunakan Google Sites. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas, dan kuesioner minat belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan tes N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis TIK secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa (t_count = 10,298 > t_table = 2,036; p < 0,05) dan hasil belajar IPA mereka. Media digital seperti e-modul, video animasi, dan simulasi interaktif terbukti mendorong aktivitas, kreativitas, dan pemahaman konseptual siswa. Dengan demikian, pembelajaran IPA berbasis TIK efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran abad ke-21, yang menuntut literasi digital, berpikir kritis, dan kreativitas.
Analisis Kesenjangan Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka Berdasarkan Fungsi POAC di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Siregar, Suci Asda Mutia; Manalu, Mentari Trinolina Heriani; Gultom, Febry Yeni
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 Maret 2026 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v7i1.3393

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen kurikulum dalam menjamin keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan, serta adanya kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen Kurikulum Merdeka berdasarkan fungsi POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) serta mengidentifikasi kesenjangan yang terjadi di SMPN 1 Percut Sei Tuan. Ruang lingkup penelitian mencakup aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kurikulum dalam konteks kebijakan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen kurikulum telah berjalan pada setiap fungsi POAC, namun belum optimal. Pada aspek perencanaan, masih terdapat ketimpangan pemahaman guru akibat keterbatasan pelatihan. Pada aspek pengorganisasian, koordinasi program seperti Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) belum sepenuhnya stabil. Pada aspek pelaksanaan, intensitas kegiatan proyek mengalami penurunan dan masih terdapat kesulitan dalam mengukur hasil pembelajaran. Pada aspek pengawasan, supervisi masih dominan pada pemeriksaan administrasi dibandingkan observasi langsung di kelas. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kondisi ideal dan praktik di lapangan, sehingga diperlukan penguatan kompetensi guru, konsistensi program, serta optimalisasi supervisi akademik guna meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka.