Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Rohani Dan Strategi Pendidikan Agama Kristen Bagi Remaja/Pemuda Di GKE Bukit Harapan Amelia Yuliana; Nanda; Rina Lorensa
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xhjrma47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan rohani dan merumuskan strategi Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang relevan bagi remaja/pemuda di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Bukit Harapan, Sei Rahayu II. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan pendeta serta pembina remaja. Temuan menunjukkan bahwa pemuda menghadapi tantangan seperti rendahnya kehadiran ibadah meski jumlah mereka banyak, pengaruh teknologi dan media sosial, serta pergumulan identitas diri dan iman. Kebutuhan rohani mereka meliputi pemahaman firman Tuhan yang kontekstual, pembentukan karakter Kristen, dan komunitas yang mendukung. Studi ini merekomendasikan penerapan metode pemahaman Alkitab yang interaktif, pemanfaatan media digital, desain ibadah tematik, dan pembentukan pendampingan kelompok kecil untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara efektif dan menumbuhkan pertumbuhan rohani yang holistik.
Integrasi Spiritualitas Dalam Strategi Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Siren Nugroho; Lukas Thelios Rangin; Revalina; Sinta Pembriani; Wandi; Rina Lorensa; Kalip
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pgz7nw31

Abstract

Penelitian ini membahas peran integrasi spiritualitas dalam strategi pembelajaran penemuan (discovery learning) sebagai upaya pembentukan karakter siswa yang kuat dan beretika. Integrasi nilai-nilai spiritual dalam proses belajar tidak hanya meningkatkan motivasi belajar siswa, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan kesadaran diri, empati, disiplin, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Dimensi spiritual dan sosial mampu membentuk etika, integritas, serta kepemimpinan inklusif untuk mendukung interaksi sosial yang harmonis di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dukungan guru sebagai teladan moral dan lingkungan pembelajaran yang kondusif memperkuat proses internalisasi nilai spiritual. Konsep Spiritual Quotient (SQ) menjadi dasar motivasi yang mengarahkan siswa pada tujuan hidup bermakna, memperkuat kedisiplinan dan partisipasi aktif. Implikasi praktis meliputi pengembangan kurikulum holistik, pelatihan guru, serta kolaborasi dengan orang tua untuk menjaga kesinambungan nilai spiritual. Disarankan studi lanjutan yang mengevaluasi dampak jangka panjang integrasi spiritualitas terhadap pembentukan karakter dan prestasi akademik siswa dengan kajian longitudinal dan pendekatan eksperimen.