Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Kerajaan Allah Zaman Paulus Lukas Thelios Rangin; Jen Katrin Enok; Sinta Pembriani; Sarmauli Sarmauli
Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutipa.v3i2.529

Abstract

This paper analyzes the development of the concept of the Kingdom of God in the teachings of the Apostle Paul based on his letters. The Kingdom of God is understood not only as an eschatological reality that will be fully realized at the second coming of Christ, but also as a spiritual reality that is already present today through the saving work of Christ and led by the Holy Spirit. Paul emphasizes the duality of the Kingdom of God as a reality that is already possessed by believers and a hope for its fulfillment in the future. This study also examines the social, political, and cultural factors in the Roman era that influenced the spread of the teachings of the Kingdom of God developed by Paul. This study makes an important contribution to the understanding of eschatological theology and Christian ethics and their implications for the lives of believers at that time and today.
Integrasi Spiritualitas Dalam Strategi Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Siren Nugroho; Lukas Thelios Rangin; Revalina; Sinta Pembriani; Wandi; Rina Lorensa; Kalip
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pgz7nw31

Abstract

Penelitian ini membahas peran integrasi spiritualitas dalam strategi pembelajaran penemuan (discovery learning) sebagai upaya pembentukan karakter siswa yang kuat dan beretika. Integrasi nilai-nilai spiritual dalam proses belajar tidak hanya meningkatkan motivasi belajar siswa, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan kesadaran diri, empati, disiplin, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Dimensi spiritual dan sosial mampu membentuk etika, integritas, serta kepemimpinan inklusif untuk mendukung interaksi sosial yang harmonis di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dukungan guru sebagai teladan moral dan lingkungan pembelajaran yang kondusif memperkuat proses internalisasi nilai spiritual. Konsep Spiritual Quotient (SQ) menjadi dasar motivasi yang mengarahkan siswa pada tujuan hidup bermakna, memperkuat kedisiplinan dan partisipasi aktif. Implikasi praktis meliputi pengembangan kurikulum holistik, pelatihan guru, serta kolaborasi dengan orang tua untuk menjaga kesinambungan nilai spiritual. Disarankan studi lanjutan yang mengevaluasi dampak jangka panjang integrasi spiritualitas terhadap pembentukan karakter dan prestasi akademik siswa dengan kajian longitudinal dan pendekatan eksperimen.