Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KARAKTERISTIK SENSORI DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBUCHA SABUT SIWALAN BERDASARKAN LAMA FERMENTASI Sriwulan, Sriwulan; Sejati, Wahyu Sukma; Nurfitria, Nia
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v9i2.1654

Abstract

Kombucha merupakan salah satu produk minuman yang dihasilkan melalui proses fermentasi. Fermentasi kombucha melibatkan penggunaan SCOBY yang mengandung bakteri dan ragi. Kombucha awalnya dikembangkan dengan fermentasi terhadap daun teh dan diketahui memiliki banyak manfaat Kesehatan salah satunya sebagai antioksidan. Saat ini eksplorasi terhadap bahan dalam pembuatan kombucha terus dikembangkan. Salah satu bahan potensi dalam pengembangan produk kombucha adalah sabut siwalan. Sabut siwalan merupakan salah satu limbah agroindustri yang keberadaannya cukup melimpah dengan pemanfaatan yang masih belum optimal. Sabut siwalan diketahui memiliki beberapa kandungan bioaktif, sehingga potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pembuatan kombucha. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter sensoris dan aktivitas antioksidan dari kombucha sabut siwalan. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan dalam penelitian ini adalah lama waktu fermentasi yang terdiri dari 7, 10, dan 14 hari dengan ulangan sejumlah 6. Evaluasi karakter sensori dilakukan dengan uji organoleptik yang melibatkan 15 responden agak terlatih. Sedangkan aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu fermentasi berpengaruh terhadap karakter aroma, rasa, dan aktivitas antioksidan, akan tetapi tidak berpengaruh terhadap karakter warna. Waktu fermentasi 10 hari menghasilkan rerata skor tertinggi dalam parameter warna dan rasa, sedangkan skor tertinggi parameter aroma adalah waktu 7 hari fermentasi. Sementara aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan oleh kombucha sabut siwalan yang difermentasi selama 14 hari.
Profil Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Kombucha Mesocarp Siwalan terhadap Propionibacterium acnes Sejati, Wahyu Sukma; Sriwulan, Sriwulan; Nurfitria, Nia
Biotropic : The Journal of Tropical Biology Vol. 9 No. 2 (2025): Biotropic, Volume 9 Nomor 2, 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/biotropic.v9i2.2352

Abstract

Kombucha is a fermented probiotic drink made from sugar with the help of Symbiotic Consortium of Bacteria and Yeast (SCOBY). This study aims to determine the phytochemical profile and antibacterial activity of kombucha of Palmyra palm mesocarp (Borassus flabellifer) against Propionibacterium acnes, the main cause of skin acne. The research method used a complete randomised design (CRD) with 7 and 14 days of fermentation. Phytochemical test was conducted qualitatively to identify flavonoids, tannins, saponins, and alkaloid compounds. Meanwhile, the disc diffusion method was used to test the antibacterial activity of Palmyra palm mesocarp kombucha against P. acnes. The results showed that Palmyra palm mesocarp kombucha contained all the phytochemical compounds tested, with flavonoids only detected at 14 days fermentation and the alkaloid content was higher at 14 days fermentation. The highest antibacterial activity was obtained in 14-day fermented kombucha with an average inhibition zone diameter of 36.9 mm and categorized as very strong, equivalent to the positive control in the form of chloramphenicol. The flavonoid and alkaloid contents is thought to play a role in inhibiting bacterial growth. Thus, kombucha of Palmyra palm mesocarp has the potential as a natural antibacterial agent in the treatment of acne caused by P. acnes.