Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Empiris tentang Pengaruh Komunikasi Pemasaran dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian pada UMKM Warkop Rencong Medan Adelina Lubis; Ihsan Effendi; Olivia Sembiring; Naila Zuhra
Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : JUMMA'45: Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/jumma45.v4i2.5098

Abstract

This study aims to explore and analyze how marketing communication and product quality influence consumer purchasing decisions at Warkop Rencong, an MSME located in Medan. In a highly competitive local food industry, implementing effective marketing communication strategies and maintaining high product quality are essential elements that drive consumer behavior. Marketing communication not only informs consumers about the product but also builds a perspective and emotional connection with them. Product quality, on the other hand, reflects how well the product meets consumer expectations and needs, fostering customer satisfaction and long-term loyalty. This research adopts a quantitative approach, utilizing questionnaires to gather data from 60 respondents selected through random sampling from Warkop Rencong's active customer base. The collected data were analyzed using validity, reliability, classical assumptions, and multiple linear regression tests in IBM SPSS Statistics 27. The results indicate that both marketing communication and product quality significantly and positively influence purchasing decisions, both individually and collectively. Product quality was found to have a stronger impact on purchasing decisions compared to marketing communication. The F-test confirms that both variables significantly affect purchasing decisions, with an adjusted R² of 0.532, indicating a high explanatory power of the model. These findings offer practical insights for MSMEs in developing effective marketing strategies and ensuring high product quality to boost consumer purchasing decisions.
STRATEGI ADAPTASI UMKM DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN PERILAKU KONSUMEN DI ERA EKONOMI DIGITAL Lokot Muda Harahap; Lena Nuraina, Azra; Rina Kartika; Naila Zuhra; Indah Sapitri Manurung; Muhammad Irfandi
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i4.9318

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis berbagai strategi adaptasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam merespons perubahan perilaku konsumen di tengah perkembngan ekonomi digital. kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah memicu perubahan signifikan alam kebiasaan konsumsi masyarakat, di mana konsumen semakin memanfaatkan teknologi digital dalam mencari informasi produk, melakukan transaksi, dan berinteraksi dengan pelaku usaha. Perubahan tersebut menuntut UMKM agar mampu beradaptasi terhadap memanfaatkan teknologi digital untuk mempertahankan daya saing dalam lingkungan bisnis yang kian dinamis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan berpedoman pada Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Proses penelusuran literatur dilakukan melalui beberapa basis data ilmiah, yaitu Google Scholar, Portal Garuda, DOAJ, SINTA, dan Neliti pada rentang tahun 2018–2025. Dari hasil proses seleksi literatur diperoleh **15 artikel* yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi utama yang dilakukan oleh UMKM dalam menanggapi dinamika perilaku konsumen meliputi *digitalisasi bisnis, pemanfaatan media sosial dan digital marketing, serta inovasi produk dan layanan*. Digitalisasi usaha terbukti dapat memperluas cakupan pasar, meningkatkan efektivitas operasional, serta menguatkan daya saing UMKM.Namun demikian, proses transformasi digital masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan kemampuan literasi digital yang rendah, modal yang terbatas, dan infrastruktur teknologi yang belum merata. Dengan demikian, peran serta pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor swasta diperlukan untuk meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM agar dapat mengoptimalkan adaptasi mereka di tengah perkembangan ekonomi digital.