Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Nilai Tambah Produk Olahan Kopi Robusta: (Studi Kasus: Agroindustri Kopi Wijaya, Jember) Viko Nurluthfiyadi Ni'maturrakhmat; Shinta Diah Puspaningtyas; Diana Nurhayati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/73sb2s66

Abstract

Agroindustri kopi Wijaya yang berlokasi di Kabupaten Jember merupakan salah satu unit usaha pengolahan kopi robusta skala UMKM, dimana menghasilkan tiga jenis produk olahan yaitu green bean, roasted bean, dan ground coffee. Ketiga produk memiliki karakteristik pasar dan biaya produksi yang berbeda, sehingga balas jasa yang diterima tenaga kerja maupun pemilik usaha pada tiap jenis produk olahan kopi juga tidak sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah pada produk olahan kopi robusta di agroindustri kopi Wijaya sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan strategis bagi keberlanjutan usaha. Penelitian ini memberikan gambaran strategis bagi UMKM kopi dalam menentukan prioritas produk olahan untuk meningkatkan profitabilitas. Metode penelitian ini menggunakan analisis Hayami yaitu pendekatan kuantitatif untuk menghitung nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan dan pemasaran suatu produk, sekaligus menganalisis kontribusi faktor produksi seperti tenaga kerja, modal, biaya antara, serta besaran keuntungan yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk green bean memiliki nilai tambah sebesar Rp 876/kg dengan rasio 8% yang tergolong rendah, sedangkan roast bean dan ground coffee masing-masing mencapai Rp 65,465/kg dan Rp 62,913/kg dengan rasio sekitar 50% (high value-added). Berdasarkan temuan penelitian, agroindustri kopi Wijaya masih memiliki potensi peningkatan profit salah satunya melalui peningkatan rendemen kopi seperti penerapan pemupukan yang tepat, panen selektif petik merah, dan melalui inovasi pengolahan seperti metode full washed. Dari sisi hilir, pemilik usaha dapat memperbanyak penjualan produk ground coffee dengan melakukan perbaikan branding produk untuk memperkuat posisi di pasar dan menarik konsumen.